Asah Kemampuan Jurnalistik Siswa, Dosen Ilmu Komunikasi FISIP Undip Gelar Pelatihan Penulisan Feature di SMA Negeri 1 Semarang




JATENGPOS. CO. ID, SEMARANG – Guna meningkatkan kecakapan literasi digital di lingkungan sekolah, tim dosen Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Diponegoro (Undip) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di SMA Negeri 1 Semarang, Senin (18/05/2026).

Kegiatan yang digelar di Aula Kecil SMAN 1 Semarang ini mengangkat tema “Optimalisasi Kompetensi Tim Media Sekolah melalui Pelatihan Penulisan Feature di SMA Negeri 1 Semarang”.

Benteng Menghadapi Hoaks

Kehadiran tim pengabdian dari Ilmu Komunikasi Undip ini disambut hangat oleh pihak sekolah. Wakil Kepala Sekolah bidang Hubungan Masyarakat SMA Negeri 1 Semarang, Dra. Prity Uning Wiyarti, M.Pd., menilai pelatihan ini sangat relevan dengan kebutuhan generasi muda saat ini yang akrab dengan gawai namun rentan terpapar misinformasi.

“Bagi kami, ini kesempatan emas bagi siswa untuk mengenal jurnalistik lebih jauh. Melalui kegiatan ini, mereka paham pentingnya literasi media bagi generasi muda agar terhindar dari hoaks,” ungkap Prity saat memberikan sambutan pembuka.

Baca juga:  Mbak Ita Ajak Anak Muda Wujudkan Indonesia Emas 2045

Mengubah Siswa dari Audiens Pasif Menjadi Aktif

Dunia digital yang melimpah dengan informasi sering kali membuat remaja terjebak menjadi konsumen pasif. Kondisi inilah yang memicu para akademisi Ilmu Komunikasi FISIP Undip untuk turun tangan.

Ketua Kelompok Bidang Keahlian (KBK) Komunikasi Media, Jurnalisme, dan Gender FISIP Undip, Dr. Sunarto, memaparkan, salah satu misi utama program ini adalah mengubah pola interaksi siswa terhadap media.

“Tujuan pengabdian ini karena adanya kekhawatiran generasi muda menggunakan media hanya sebagai audiens pasif saja. Kita ingin mendorong mereka aktif memproduksi informasi yang sehat,” jelas Sunarto.

Dongkrak Kualitas Ekstrakurikuler Jurnalistik

Format penulisan feature dipilih karena sifat narasinya yang lebih luwes, humanis, dan mendalam dibandingkan berita konvensional, sehingga dinilai sangat cocok untuk majalah dinding, majalah sekolah, maupun platform digital SMA Negeri 1 Semarang.

Baca juga:  Hotel Ciputra Semarang Tawarkan Ragam Promo September Untuk Masyarakat

Ketua Tim Pengabdian Masyarakat, Drs. Joyo Nur Suryanto Gono, M.S., berharap luaran dari pelatihan ini bisa langsung diaplikasikan oleh para siswa dalam mengelola media internal mereka.

“Pelatihan penulisan feature ini dapat bermanfaat terhadap siswa-siswa yang tergabung dalam ekstrakurikuler jurnalistik agar menambah kemampuan mereka dalam hal penulisan berita,” kata Joyo.

Melalui pelatihan intensif ini, para siswa tidak hanya diajarkan teori dasar jurnalisme, tetapi juga praktik langsung menggali sudut pandang (angle) cerita yang menarik demi menghidupkan media sekolah yang edukatif. (Penulis: Citra Safira/has/bis)

 




TERKINI




Rekomendasi

...