JATENGPOS.CO.ID, UNGARAN- Prestasi membanggakan ditorehkan anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) Kabupaten Semarang. Kelompok peleton Satlinmas Semarang menyabet Juara Favorit se-Jawa Tengah (Jateng) dalam lomba parade dan defile Linmas di Stadion Sriwedari, Surakarta, pertengahan Mei 2026 lalu. Apa saja keunggulan Satlinmas Kabupaten Semarang?

Juara Favorit se-Jateng diraih dalam lomba saat acara rangkaian Puncak Peringatan Hari Ulang Tahun ke-76 Satpol PP, ke-64 Satlinmas, dan ke-107 Satuan Damkar. Ajang ini mempertemukan peleton Linmas terbaik dari seluruh Jateng.
Piala dan piagam penghargaan diserahkan langsung Kepala Satpol PP Jateng Tri Harso Widirahmanto kepada Bupati Semarang H Ngesti Nugraha di ruang utama Rumah Dinas Bupati Semarang, Senin (25/5/2026).
Anggota Asli Warga, Rutin Patroli Malam
Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang Anang Sukoco menyebut prestasi ini sangat membanggakan. Sebab, seluruh anggota peleton benar-benar berasal dari warga masyarakat, bukan prajurit profesional.
“Ini bentuk penghargaan dari Satpol PP Provinsi Jateng yang membawa motivasi bagi para anggota untuk menjalankan tugas dengan baik,” tegasnya usai mendampingi Bupati menerima penghargaan.
Anang menjelaskan, tugas Satlinmas kini diperkuat oleh Permendagri Nomor 26 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat serta Perlindungan Masyarakat. Dalam aturan itu, Satlinmas bertugas membantu memelihara keamanan, ketenteraman, dan ketertiban masyarakat, serta membantu kegiatan sosial kemasyarakatan.
Di Kabupaten Semarang, tugas itu sudah berjalan nyata. Hampir di semua desa, anggota Satlinmas rutin melaksanakan patroli keamanan di malam hari untuk menjaga ketertiban umum dan ketentraman masyarakat, atau tibumtramas.
Yang menarik, Satlinmas Kabupaten Semarang juga memiliki 110 Srikandi Linmas. Perempuan-perempuan tangguh ini aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Mereka menjaga tempat ibadah saat ada kegiatan rohani, membantu menyeberangkan anak-anak sekolah saat jam sibuk pagi hari, hingga terlibat dalam kegiatan kemasyarakatan lainnya.
Kehadiran Srikandi Linmas membuat peran Satlinmas semakin dekat dengan kebutuhan warga sehari-hari.

Insentif Rp3,89 Miliar untuk 7.780 Anggota
Terkait kesejahteraan, Pemkab Semarang tidak tinggal diam. Tahun ini Pemkab tetap menyediakan dana insentif senilai total Rp3,890 miliar untuk sekitar 7.780 anggota Satlinmas di seluruh wilayah. Setiap anggota akan menerima insentif sebesar Rp500 ribu.
Selain itu, seluruh anggota juga tercatat sebagai peserta jaminan sosial tenaga kerja. Perlindungan ini mulai dirasakan manfaatnya.
“Sampai pertengahan tahun ini, ada 9 ahli waris anggota Satlinmas meninggal dunia yang menerima santunan kematian dari jaminan sosial itu,” ungkap Anang.
Data Satu Data Kabupaten Semarang mencatat Satlinmas menjadi salah satu garda terdepan keamanan di tingkat desa dan kelurahan. Dengan 208 desa dan 27 Kelurahan tersebar 19 Kecamatan di Kabupaten Semarang, keberadaan Satlinmas sangat vital untuk menjaga kondusivitas wilayah.
Bagi Anang, penghargaan juara favorit ini bukan sekadar piala. Ini adalah pengakuan atas kerja keras warga biasa yang bersedia meluangkan waktu menjaga desa.
“Ini bentuk penghargaan yang membawa motivasi bagi para anggota untuk menjalankan tugas dengan baik,” katanya.
Dengan kombinasi semangat pengabdian, dukungan insentif, dan perlindungan jaminan sosial, Satlinmas Kabupaten Semarang diharapkan terus menjadi mitra strategis pemerintah desa dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. (muz)




