6.969 Loker Tersedia di Job Fair Kabupaten Semarang, Bukti Dunia Usaha Makin Menggeliat


JATENGPOS.CO.ID, UNGARAN- Ribuan pencari kerja memadati Job Fair Kabupaten Semarang 2026 yang digelar Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Semarang di halaman kantor setempat, Rabu (3/6/2026). Tersedia sebanyak 6.969 lowongan kerja (loker) dari 26 perusahaan. Bukti dunia usaha di Kabupaten Semarang terus bergeliat meski kondisi perekonomian global sedang kurang baik.

Suasana halaman kantor Disnakertrans pun terlihat ramai. Sebanyak 26 stand perusahaan penyedia lowongan pekerjaan langsung serbu para pencari kerja. Mayoritas peserta merupakan lulusan baru (fresh graduate) yang tengah berburu pekerjaan dari berbagai sektor.

Salah satu calon pekerja, Mila Fitriana, mengaku baru lulus dari program studi S1 Fisika dan saat ini aktif mencari pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. Dalam ajang job fair tersebut, ia telah memasukkan beberapa lamaran ke sejumlah perusahaan.

“Sudah memasukkan dua sampai tiga CV. Tertarik ke posisi HRD, maupun operator,” ujarnya ditemui saat kegiatan Job Fair 2026.

Menurut Mila, tantangan terbesar yang dihadapi lulusan baru saat mencari pekerjaan adalah persyaratan pengalaman kerja yang masih banyak diterapkan perusahaan.

“Banyak lowongan yang mensyaratkan pengalaman kerja. Padahal sebagai fresh graduate, pengalaman kami paling dari kegiatan magang,” katanya.

Ia mengaku mulai mencari pekerjaan setelah menyelesaikan skripsi beberapa waktu lalu. Selain harus bersaing dengan pelamar yang telah berpengalaman, dirinya juga harus bersaing dengan lulusan dari berbagai jenjang pendidikan.

Bupati Semarang H Ngesti Nugraha bersama Ketua Komisi D DPRD Pujo Pramujito dan Kepala Disnakertrans Taufiqur Rahman meninjau stand Job Fair Kabupaten Semarang 2026, Rabu (3/6/2026). FOTO:MUIZ/JATENGPPOS

Pengangguran Semakin Menurun

Kepala Disnaker Kabupaten Semarang, M. Taufiqur Rahman, mengatakan Job Fair 2026 dibuka selama 2 hari mulai tanggal 3 Juni sampai 4 Juni 2026, diikuti sebanyak 26 perusahaan dari berbagai sektor, mulai garmen, pariwisata, perbankan hingga kesehatan.

Baca juga:  Demak Kembali Meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK di Tahun Keenam

“Total lowongan kerja yang tersedia sebanyak 6.969 posisi dari 26 perusahaan yang ikut berpartisipasi,” ujarnya.

Ia mengakui masih ada sejumlah perusahaan yang mensyaratkan pengalaman kerja. Namun, banyak pula perusahaan yang membuka kesempatan bagi pelamar tanpa pengalaman.

“Para pencari kerja bisa menyesuaikan dengan lowongan yang tidak mensyaratkan pengalaman terlebih dahulu,” katanya.

Menurutnya, salah satu persoalan yang kerap muncul adalah ketidaksesuaian kompetensi pencari kerja dengan kebutuhan perusahaan. Untuk mengatasi hal tersebut, Disnaker menyediakan berbagai program pelatihan guna meningkatkan keterampilan pencari kerja.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Semarang pada tahun 2025 mencapai 3,67 persen atau sekitar 25.070 orang. Meski demikian, Taufiq menilai ketersediaan lowongan kerja saat ini sebenarnya cukup besar. Bahkan jumlah lowongan yang tersedia jauh lebih banyak dibandingkan jumlah pencari kerja yang mengikuti job fair.

“Kalau data kami, justru lokernya banyak. Dari 2.862 pencari kerja yang mendaftar, lowongan yang tersedia mencapai 6.969. Kadang pencari kerja masih memilih-milih pekerjaan yang diinginkan,” jelasnya.

Ia menambahkan, sebagian pencari kerja menginginkan perusahaan tertentu yang mensyaratkan pengalaman kerja, sementara mereka sendiri belum memiliki pengalaman yang cukup.

“Harusnya menyesuaikan dulu dengan pekerjaan yang tersedia agar bisa memperoleh pengalaman kerja,” katanya.

Disnakertrans memastikan minat masyarakat terhadap pelaksanaan job fair tetap tinggi. Hal itu terlihat dari tingginya jumlah peserta yang mendaftar, yang masih didominasi oleh kalangan usia produktif dan lulusan muda.

Baca juga:  Sambut Harpelnas, Saloka Berikan Apresiasi Pelanggan dan Membership

“Peminatnya tetap ramai. Bahkan yang menjadi keterbatasan justru jumlah stan perusahaan yang tersedia,” pungkasnya.

Bupati Semarang H Ngesti Nugraha bersama Ketua Komisi D DPRD Pujo Pramujito dan Kepala Disnakertrans Taufiqur Rahman memberi semangat para pencari kerja muda di Job Fair Kabupaten Semarang 2026, Rabu (3/6/2026). FOTO:MUIZ/JATENGPPOS

Meyerap Lulusan Baru

Bupati Semarang H Ngesti Nugraha menyampaikan, Job Fair Kabupaten Semarang 2026 membuktikan di tengah guncangan geopolitik global, dunia usaha lokal masih banyak membuka lapangan pekerjaan produktifitas.

“Capaian luar biasa di tengah geopolitik global yang tidak menentu, tapi perusahaan kita masih butuh karyawan,” ujar Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha saat membuka job fair.

Bupati berharap job fair ini dapat menyerap lulusan baru, terutama SMA/SMK yang belum lanjut kuliah sehingga bisa kuliah sambil bekerja. Sekaligus menarik investor baru ke Kabupaten Semarang. Pemkab siap memfasilitasi maka lapangan pekerja akan terus terbuka.

“Harapan kami dengan job fair ini plus investasi yang masuk, angka pengangguran di Kabupaten Semarang terus turun. Dampaknya ekonomi bergerak, masyarakat semakin sejahtera,” pungkasnya.

Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Semarang Pujo Prajoto mengaku kaget begitu masuk lokasi Job Fair. “Saya dari rumah tak mengira jumlah lowongan kerja sebanyak ini. Sampai sini ternyata luar biasa. Banyak banget lowongannya,” ujarnya.

Pujo menyampaikan lowongan sebanyak itu harus diimbangi SDM yang siap. Pemkab menggelar pelatihan keterampilan sesuai kebutuhan industri agar pencari kerja tidak lagi gagal karena tidak siap

“Bagaimana masyarakat kita, Pemkab, menyiapkan SDM-nya. Karena lowongan yang ada itu butuh keterampilan khusus,” tegasnya. (muz)


TERKINI

Rekomendasi

...