Pemkab Kudus Kucurkan Rp 6,5 Miliar Rawat Jalan dan Drainase


JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Pemkab Kudus bergerak cepat menjaga kualitas infrastruktur jalan di seluruh wilayah setempat. Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, pun meninjau langsung ke dapur Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kudus, untuk mengecek proses pengolahan aspal goreng yang digunakan dalam pemeliharaan rutin jalan.

Dalam peninjauan tersebut, Sam’ani menegaskan komitmen pemerintah untuk memberikan pelayanan terbaik bagi pengguna jalan. Di tengah skema efisiensi dan penghematan anggaran tahun 2026, Dinas PUPR Kudus telah membentuk empat tim khusus yang bersiaga melakukan perbaikan.

‘’Setiap tim terdiri dari 10 hingga 12 personel yang siap bergerak cepat ke lapangan. Skema kita adalah pemeliharaan rutin untuk seluruh jalan di Kabupaten Kudus. Tujuannya agar pengguna jalan bisa berkendara dengan baik, lancar, dan selamat,’’ ujar Sam’ani, Rabu pagi.

Ia menjelaskan bahwa prioritas perbaikan difokuskan pada kawasan padat dengan Lalu Lintas Harian Rata-rata yang tinggi. Prioritas ini mencakup area perkotaan serta jalur koneksi antarkecamatan dan antardesa. Tidak hanya jalan kabupaten, Pemkab Kudus juga aktif berkoordinasi dengan pemerintah provinsi maupun pusat untuk menangani kerusakan pada jalan provinsi dan jalan nasional.


Baca juga:  Disdikpora Kudus Didesak Segera Cairkan BOS Daerah untuk Operasional Sekolah

Terkait penurunan kualitas jalan, Bupati mengingatkan bahwa infrastruktur aspal memiliki batas umur dan rentan rusak, terutama jika memasuki musim hujan akibat pengikisan air.

‘’Jalan yang tahun lalu kondisinya mantap, tahun berikutnya bisa turun menjadi setengah mantap, rusak ringan, hingga rusak berat. Ini yang harus kita jaga terus agar tetap mantap,’’ jelasnya.

Masyarakat Kudus juga diimbau untuk aktif berpartisipasi melaporkan kerusakan jalan di lingkungan mereka. Laporan dapat disampaikan secara langsung melalui kanal resmi seperti program “Wadul K1-K2”, datang langsung ke kantor Dinas PUPR, atau memanfaatkan portal jaringan resmi Dinas Kominfo Kudus.

‘’Kami meminta maaf jika ada laporan yang belum langsung direspons karena harus mengantre sesuai urutan skala prioritas,’’ tandasnya.

Sementara Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kudus, Harry Wibowo, merincikan anggaran pemeliharaan rutin tahun sebesar Rp6,5 miliar itu, dialokasikan sebesar Rp5 miliar untuk bidang Bina Marga (pemeliharaan jalan), Rp1 miliar untuk bidang Drainase, dan Rp500 juta untuk bidang Pengairan.

Baca juga:  Seluruh Desa Diminta Bentuk Tim Destana

‘’Perbaikan di lapangan memanfaatkan kombinasi material aspal, baik aspal Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC) dari pabrik (Asphalt Mixing Plant/AMP) maupun aspal goreng,’’ jelasnya.

Diakui jadwal perawatan jalan mundur, namun dipastikan bahwa realisasi pemeliharaan saat ini sudah menyentuh angka hampir 70 persen untuk penambalan jalan dan drainase.

‘’Target pelaksanaan pemeliharaan rutin ini akan kami maksimalkan hingga Agustus atau September mendatang. Kami berharap pada bulan September nanti ada tambahan usulan anggaran pada APBD Perubahan untuk melanjutkan program hingga akhir tahun,” kata Harry.

Masih akta Harry, menjelang akhir semester pertama tahun 2026, capaian fisik infrastruktur Dinas PUPR Kudus telah melampaui target awal, yakni mencapai 24 persen dari target 21 persen. Sementara untuk realisasi keuangan saat ini berada di angka 16 persen dari target 20 persen.

‘’Kami optimis dapat mengejar kekurangan administrasi tersebut agar presentasi capaian keuangan bisa menembus di atas 20 persen pada akhir Juni ini,’’ pungkasnya. (han/rit)


TERKINI

Rekomendasi

...