JATENGPOS.CO.ID, SOLO – Fakultas Seni Rupa dan Desain Universitas Sebelas Maret (FSRD UNS) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui Workshop Penguatan Identitas Visual Cagar Budaya melalui Desain Media Sosial untuk Promosi Wisata Religi Masjid Agung Surakarta, Selasa (23/6).
Program ini merupakan bagian dari implementasi tridarma perguruan tinggi yang bertujuan mengaplikasikan keilmuan desain komunikasi visual dalam mendukung pelestarian dan promosi cagar budaya berbasis teknologi digital.
Dekan FSRD UNS, Dr. Deny Tri Ardianto, S.Sn., Dipl. Art., menyampaikan bahwa penguatan identitas visual menjadi langkah strategis dalam membangun citra dan meningkatkan daya tarik destinasi wisata religi.
“Masjid Agung Surakarta memiliki nilai sejarah yang tinggi sebagai bagian penting dari perkembangan budaya dan peradaban di Surakarta. Karena itu, diperlukan strategi komunikasi visual yang mampu menjangkau masyarakat secara luas,” ungkap Dr. Deny Tri Ardianto.
Ketua Pengurus Masjid Agung Surakarta, KH. Muhammad Muhtarom, M.S.I., M.Pd.I., menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap kolaborasi antara perguruan tinggi dengan pengelola cagar budaya dapat terus berlanjut.
“Masjid Agung Surakarta tidak hanya memiliki fungsi keagamaan, tetapi juga menyimpan nilai historis, budaya, politik, dan ekonomi yang dapat dikembangkan sebagai aset wisata budaya daerah.” Kata KH. Muhammad Muhtarom.
Workshop menghadirkan narasumber Binta Refa Azkiya, S.Ds., yang memaparkan konsep identitas visual, strategi branding, pengelolaan konten media sosial, serta pengembangan brand guideline untuk mendukung promosi yang konsisten.
Peserta juga mengikuti sesi praktik untuk mengidentifikasi elemen-elemen visual khas Masjid Agung Surakarta, seperti arsitektur bangunan, menara, gapura, tradisi keagamaan, serta unsur budaya lokal yang dapat diangkat sebagai identitas promosi.
Sebagai bagian dari kegiatan, dilakukan pula penyerahan kenang-kenangan dari FSRD UNS kepada pihak Masjid Agung Surakarta dan narasumber sebagai bentuk apresiasi atas kerja sama yang terjalin dalam pelaksanaan program pengabdian masyarakat.
Melalui workshop ini, FSRD UNS berharap tercipta strategi promosi digital yang mampu menjaga keaslian nilai sejarah sekaligus meningkatkan eksistensi Masjid Agung Surakarta sebagai destinasi wisata religi dan budaya yang adaptif terhadap perkembangan zaman. (dea/bis)






