JATENGPOS.CO.ID, SUKOHARJO — Satlantas Polres Sukoharjo menggelar turnamen esport Free Fire antar-pelajar di Aula Mapolres Sukoharjo, Selasa (30/6).
Selain memeriahkan HUT Bhayangkara ke-80, ajang ini ditujukan sebagai wadah pembinaan generasi muda agar memanfaatkan teknologi digital secara bijak, produktif, dan edukatif.
Plh Wakapolres Sukoharjo Kompol Tiswati didampingi Kasatlantas AKP Doohan Octa Prasetya menjelaskan, turnamen ini sekaligus memanfaatkan momentum libur sekolah agar para pelajar terhindar dari aktivitas negatif atau potensi tindak pidana.
“Sesuai tema HUT Bhayangkara ke-80, Polri ingin membaur tanpa jarak guna meningkatkan kepercayaan masyarakat melalui pendekatan yang humanis dan inklusif.” Kata Kompol Tiswati.
Tercatat sekitar 50 pelajar dari tingkat SD, SMP, hingga SMA ambil bagian dalam kompetisi ini. Para pemenang di tingkat kabupaten hari ini diproyeksikan untuk melaju ke kompetisi tingkat provinsi.
Turnamen serupa sebelumnya telah bergulir berjenjang dari tingkat kecamatan, kabupaten hingga tingkat provinsi yang dipimpin langsung oleh Kapolda Jateng di Colomadu, Karanganyar.
Apresiasi tinggi datang dari Sekretaris Pengurus Kabupaten E-Sports Indonesia (ESI) Sukoharjo, Lukman Hakim. Ia menyebut Polres Sukoharjo sebagai pionir kolaborasi turnamen esport di Jawa Tengah bahkan nasional, yang diawali lewat kompetisi Mobile Legends dan kini berlanjut ke Free Fire.
“Pihak ESI memanfaatkan ajang ini untuk menjaring bibit-bibit atlet potensial. Saat ini, ESI Sukoharjo tengah mempersiapkan 9 atlet terbaiknya dari nomor pertandingan Mobile Legends dan PUBG untuk berlaga di ajang Porprov Jawa Tengah di Kabupaten Kendal pada Oktober mendatang.” Ungkap Lukman.
Melalui skema pemantauan turnamen seperti ini, talenta baru akan terus diasah agar mampu bersaing dengan kabupaten lain. (dea/rit)



