JATENGPOS.CO.ID SEMARANG – Gerakan koperasi di Indonesia kini semakin berkembang. Hal ini setelah Presiden Prabowo terus menguatkan koperasi sebagai soko guru perekonomian nasional. Koperasi Dessa Merah Putih (KDMP) menjadi bukti nyata dukungan pemerintah atas peran koperasi.
Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kota Semarang optimis kehadiran koperasi di tiap kelurahan ini akan membawa dampak positif bagi perekonomian masyarakat. Hal ini disampaikan oleh Muhammad Sadzili Masfuk, SE, pengurus Dekopinda Kota Semarang.
Saat ditemui usai kegiatan tasyakuran HUT Koperasi ke 79 yang dilaksanakan oleh Dekopinda Kota Semarang M Sadzili Masfuk mengatakan, perkembangan koperasi di Kota Semarang semakin baik dalam waktu beberapa tahun terakhir.
“Hingga kini tercatat ada 771 koperasi yang terdaftar, dari jumlah tersebut sekitar 60 persen yang aktif,” ujarnya. Jumlah itu terus bertambah seiring dengan adanya koperasi kelurahan Merah Putih yang tercatat ada 177 buah.
Dengan jumlahnya yang hampir 1000 koperasi ini, Sadzili Masfuk menilai potensi ekonomi perkoperasian cukup besar. Jumlah anggota koperasi dipastikan lebih besar lagi sehingga secara ekonomi memiliki potensi yang luar biasa.
“Makanya kami optimis koperasi akan semakin berperan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya. Terkait dengan kendala yang ada selama ini menurutnya adalah soal tata kelola perkoperasian.
“Tantangan kami adalah pada tata kelolanya, kami terus melakukan perbaikan tata kelola koperasi, Dekopinda tentu akan bekerja sama dengan berbagai pihak agar tata kelola koperasi semakin baik sehingga semakin berperan dalam perekonomian daerah,” katanya.
Dari ratusan koperasi yang terdaftar itu menutur Sadzili Masfuk banyak yang bergerak di koperasi umum dan koperasi simpan pinjam. “Ada yang menaungi perusahaan, seperti koperasi karyawan, ada juga yang simpan pinjam baik konvensional maupun syariah,” terangnya.
Mengenai kegiatan HUT Koperasi yang dilaksanakan Dekopinda Kota Semarang menurutnya dilaksanakan secara sederhana namun penuh makna. Usia 79 tahun menurutnya bukan usia yang muda lagi sehingga menjadi ajang refleksi pegiat koperasi dalam upaya mensejahterkan anggota.
Selain diisi dengan kegiatan resmi, HUT Koperasi yang dilaksanakan Dekopinda ini juga diisi dengan kegiatan sosial seperti bantuan paket sembako pada masyarakat yang kurang beruntung serta santunan untuk anak-anak yatim. (sgt)





