Diresmikan, Bendungan Jlantah Jadi Solusi Petani Karanganyar saat Kemarau Panjang


JATENGPOS.CO.ID, KARANGANYAR- Pembangunan Bendungan Jlantah di Kecamatan Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar membawa angin segar bagi sektor pertanian di Jawa Tengah (Jateng). Ketua DPRD Jateng Sumanto yang hadir langsung dalam acara peresmian bendungan oleh Presiden Prabowo tersebut, menyambut baik proyek strategis nasional ini.

Menurutnya, keberadaan Bendungan Jlantah akan mengubah wajah pertanian di Kabupaten Karanganyar dan sekitarnya.

Sumanto mengatakan, Bendungan Jlantah akan menjadi infrastruktur krusial yang menopang ketahanan pangan daerah secara jangka panjang. Sebab, selama ini para petani kerap kesulitan mendapatkan air untuk mengairi sawahnya, terutama saat musim kemarau panjang.

“Keberadaan bendungan ini akan menjadi penopang utama ketahanan pangan kita, karena aliran airnya diharapkan mampu mengairi ribuan hektare sawah milik petani yang selama ini sangat bergantung pada curah hujan,” ujar Sumanto.


Lebih lanjut, Sumanto mengungkapkan bahwa bendungan ini menjadi jawaban nyata atas keluhan klasik para petani di wilayah Karanganyar. Selama ini, tantangan terbesar sektor pertanian di kawasan tersebut adalah krisis air saat musim kemarau.

Setiap kali musim kemarau tiba, para petani selalu pusing dan kesulitan mencari sumber air untuk menyelamatkan tanaman padi mereka agar tidak puso atau gagal panen.

Baca juga:  198 Peserta Ikuti Ujian CAT Seleksi Panwascam Kabupaten Sukoharjo

“Harapannya, dengan daya tampung Bendungan Jlantah yang besar, pasokan air ke saluran irigasi sekunder dan tersier kini bisa diatur secara merata sepanjang tahun,” ujarnya.

Ketua DPRD Jateng Sumanto saat memberikan arahan operasional bendungan Jlantah di Kecamatan Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar. FOTO:IST/JATENGPOS

Menurut Sumanto, masalah air adalah akar dari semua persoalan pertanian di Karanganyar dan sekitarnya. Dengan adanya bendungan, pola tanam yang dulu terbatas kini bisa dipatahkan. Sumanto optimis, ketersediaan air yang stabil sepanjang tahun akan mengubah total cara bertani warga.

Dengan ketersediaan air yang melimpah dan stabil, Ketua DPRD Jateng ini optimis kesejahteraan petani lokal akan terkerek naik. Kunci utamanya ada pada peningkatan frekuensi masa tanam dan panen.

“Harapan kita bersama, bendungan ini mampu mendongkrak produktivitas pertanian secara signifikan. Jika dulu petani hanya bisa pasrah atau menanam palawija di musim kering, sekarang mereka bisa panen lebih sering dalam setahun karena tidak akan kekurangan air lagi,” katanya.

Bendungan Jlantah diresmikan Presiden RI Prabowo Subianto secara virtual pada Jumat, 10 Juli 2026. Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) Gatut Bayuadji mengatakan, proyek yang dibangun sejak 2019 hingga 2024 ini menelan anggaran hingga Rp1,08 triliun.

Baca juga:  Diduga Mabuk Sopir Pick Up Diamuk Massa usai Tabrak Lari

Bupati Karanganyar, Rober Christanto, berharap Bendungan Jlantah mampu meningkatkan produktivitas pertanian di wilayahnya.

“Tentu kami berharap dampaknya sangat baik bagi Karanganyar, salah satunya meningkatkan luas sawah yang bisa ditanami,” ujar Rober.

Menurutnya, manfaat bendungan akan semakin optimal apabila pembangunan jaringan irigasi primer maupun sekunder menuju lahan pertanian segera diselesaikan. Saat ini, lanjutnya, lahannya sudah ada.

Hanya saja, perlu ditambah jaringan irigasi menuju calon-calon lahan yang akan dibuka sehingga manfaat bendungan bisa maksimal. Ia menekankan pentingnya percepatan pembangunan jaringan irigasi primer dan sekunder.

“Lahannya sudah ada. Sekarang tinggal kita sambungkan pipa dan saluran ke calon-calon lahan baru. Kalau itu selesai, manfaat bendungan akan terasa 100%,” tambahnya.

Kepala BBWS Bengawan Solo, Gatut Bayuadji, menyebut bendungan ini memiliki peran ganda. Selain untuk irigasi, juga berfungsi sebagai pengendali banjir, penyedia air baku, dan potensi pembangkit listrik.

“Ini investasi jangka panjang untuk Jateng. Kita tidak hanya bicara padi, tapi juga ketahanan air untuk 20-30 tahun ke depan,” ujarnya. (muz)


TERKINI

Rekomendasi

...