JATENGPOS.CO.ID, JAKARTA – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mencatatkan pertumbuhan penjualan pada semester I 2026. Hingga akhir Juni, volume penjualan total mencapai 18,27 juta ton, naik 5,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 17,3 juta ton.
Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni mengatakan pertumbuhan penjualan tersebut merupakan hasil strategi perusahaan yang fokus pada pengelolaan pemasaran dan penjualan, sekaligus memastikan ketersediaan produk serta memperluas jangkauan pasar.
“Kinerja penjualan yang positif merupakan bukti konsistensi SIG menjalankan transformasi, khususnya dalam penguatan pengelolaan pasar mikro,” ujarnya.
Menurutnya, capaian tersebut juga sejalan dengan komitmen Badan Pengelola (BP) BUMN dan Danantara dalam mendorong transformasi BUMN agar menghasilkan nilai tambah bagi negara maupun para pemangku kepentingan.
“Transformasi yang dijalankan mampu membuahkan hasil nyata dan memberikan manfaat bagi seluruh pemangku kepentingan,” katanya.
Dijelaskan, penjualan ritel masih menjadi kontributor utama pendapatan perusahaan dengan porsi sekitar 70 persen dari total pendapatan SIG. Karena itu, perusahaan terus memperkuat strategi pemasaran untuk menjaga pertumbuhan pada segmen tersebut, jelasnya.
Vita menambahkan, SIG akan memperkuat penetrasi pasar di Jawa Barat yang dinilai memiliki potensi besar. Langkah tersebut didukung oleh pertumbuhan permintaan semen di provinsi tersebut yang meningkat 7,5 persen secara tahunan (year on year) pada semester I 2026, ungkapnya.
Ia menegaskan, penguatan pasar mikro di berbagai wilayah menjadi strategi utama SIG dalam memenangkan persaingan sekaligus menjaga pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan.
“Langkah ini diharapkan semakin mengukuhkan posisi SIG sebagai market leader industri semen di Indonesia,” pungkasnya.(aln)





