JATENGPOS.CO.ID, PURWOKERTO – Tim dosen Universitas Harapan Bangsa (UHB) mengawali rangkaian Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dengan tema SMART-WORK: Pemberdayaan Pekerja Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah melalui Manajemen dan Produksi Cerdas Berbasis AI serta Kesehatan Jiwa Kerja.
Sosialisasi awal dilaksanakan pada Rabu, 29 Juli 2026 pukul 15.00 WIB bersama manajemen dan pekerja Novos Apparel di Sumampir, Kecamatan Purwokerto Utara, Kabupaten Banyumas.
Program pengabdian ini mendapat dukungan pendanaan dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan (Ditjen Risbang), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) untuk pendanaan tahun 2026.
Tim pengabdian diketuai oleh Arni Nur Rahmawati, S.Kep., Ns., M.Kep., dengan anggota Tri Sumarni, S.Kep., Ns., M.Kep. dan Deny Nugroho Triwibowo, S.Kom., M.Kom. Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa UHB.
Pada sosialisasi tersebut, tim memperkenalkan web SMART-WORK sebagai upaya membantu UMKM menata manajemen dan proses produksi sekaligus menjaga kesehatan jiwa pekerja. Program ini disusun berdasarkan kondisi yang ditemukan di lapangan, antara lain keterlambatan penyelesaian pesanan, ketidaksesuaian ukuran yang dapat menimbulkan pekerjaan ulang atau rework, pencatatan produksi yang belum terintegrasi, serta tekanan kerja ketika jumlah pesanan meningkat dan tenggat waktu semakin dekat.
Materi sosialisasi mencakup manajemen kerja, proses produksi, kesehatan jiwa di tempat kerja, stres kerja melalui web, serta strategi sederhana yang dapat diterapkan pekerja untuk menjaga kondisi selama bekerja.
Tim juga memperkenalkan Web SMART-WORK untuk membantu mitra memantau proses produksi dan menentukan prioritas pekerjaan. Web tersebut dilengkapi pencatatan produksi digital, pengaturan desain dan ukuran pesanan, serta dukungan AI sederhana untuk membantu menentukan urutan pekerjaan dan mengenali risiko keterlambatan produksi.
Pada aspek kesehatan jiwa kerja, pekerja diperkenalkan dengan daily mental check dan micro-break mindfulness STOP. Melalui kegiatan tersebut, pekerja diharapkan lebih mampu mengenali stres, kelelahan, dan perubahan fokus kerja, sekaligus membiasakan diri untuk beristirahat singkat melalui peregangan atau latihan pernapasan di sela aktivitas produksi.
Kegiatan pada 29 Juli tersebut merupakan sosialisasi awal dari rangkaian program SMART-WORK. Selanjutnya, tim pengabdian UHB akan melaksanakan pendampinganpenggunaan web, serta monitoring dan evaluasi secara berkala di Novos Apparel.
Pendampingan dilakukan agar sistem yang diperkenalkan tidak berhenti pada tahap sosialisasi dan pelatihan, tetapi benar-benar dapat diterapkan dalam kegiatan kerja sehari-hari. Tim juga akan memantau ketepatan waktu produksi, kesalahan dan pekerjaan ulang, penggunaan sistem digital, serta penerapan program kesehatan jiwa kerja.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, SMART-WORK diharapkan membantu Novos Apparel membangun sistem kerja yang lebih tertata, meningkatkan ketepatan penyelesaian pesanan, mengurangi kesalahan produksi, serta menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat, nyaman, dan berkelanjutan. (*)






