UIN Sunan Kudus Targetkan Reputasi Internasional


JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kudus terus memacu akselerasi kelembagaan dan prestasi akademik, demi mewujudkan visi menjadi perguruan tinggi Islam unggul berwawasan global. Setelah sukses bertransformasi dari fakultas cabang hingga meraih akreditasi unggul. UIN Sunan Kudus kini membidik reputasi internasional melalui penguatan kompetensi dan kolaborasi lintas negara.

Rektor UIN Sunan Kudus, Prof. H. Abdurrohman Kasdi, menegaskan bahwa pencapaian status akreditasi unggul belum membuat pihak kampus berpuas diri. Menurutnya, sebuah perguruan tinggi harus mampu memberikan dampak nyata dan menjawab kebutuhan masyarakat luas.

‘’Kami ingin UIN Sunan Kudus ini benar-benar bermanfaat untuk masyarakat sekitar. Bukan menjadi menara gading,’’ ujar Prof. Abdurrohman, saat diwawancarai media, Senin (10/8).

Sambungnya, untuk merealisasikan komitmen tersebut, UIN Sunan Kudus terus melengkapi ekosistem kelembagaannya dengan mendirikan berbagai unit layanan strategis.


Saat ini, kampus telah memiliki Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) serta Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) guna mendongkrak kompetensi civitas akademika sekaligus memberikan pelayanan terbaik bagi para pemangku kepentingan (stakeholder).

Baca juga:  Ratusan Warga Jati Serbu Gelaran Pasar Murah

‘’Selain itu, ekspansi akademik juga terus berjalan, di antaranya melalui pengajuan Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek) beserta beberapa program studi baru, yang kini tinggal menunggu turunnya Surat Keputusan (SK) resmi,’’ jelasnya.

Lanjut Abdurrohman, sebagai kampus yang berdiri di Kota Santri, UIN Sunan Kudus berkomitmen mengintegrasikan seluruh lini keilmuannya dengan nilai-nilai lokal warisan Sunan Kudus.

Sehingga pihanya mendorong para dosen untuk produktif melahirkan karya ilmiah, yang mengusung konsep Islam Kosmopolitan serta karakteristik filosofi Gusjigang (bagus akhlaknya, pintar mengaji, dan sukses berdagang).

‘’Kudus ini kota santri. Jadi berbagai keilmuan dan perspektif ditinjau dari Sunan Kudus dan nilai-nilai Sunan Kudus. Kami ingin UIN Sunan Kudus menjadi kampus yang berdaulat, terbuka menerima perkembangan ilmu pengetahuan, menghargai perbedaan, dan semakin menguatkan eksistensinya baik di tingkat nasional maupun internasional,” tuturnya.

Terkait pengukuhan guru besar, pihak rektorat juga menegaskan komitmen penuh untuk memfasilitasi dan membantu para dosen dalam meraih gelar Profesor (Guru Besar).

Baca juga:  Pertamina Siagakan ‘’Hotel Merah Putih’’ 24 Jam, Fasilitas Istirahat Pemudik Gratis

Disisi lain, kepercayaan dunia internasional terhadap UIN Sunan Kudus dibuktikan lewat jalinan kerja sama strategis dengan berbagai universitas di luar negeri. Kerja sama ini diimplementasikan secara konkret mulai dari nota kesepahaman, penelitian bersama, konferensi internasional, hingga penulisan artikel ilmiah kolaboratif.

Tidak hanya di sektor akademik, program pengabdian masyarakat internasional juga gencar dilaksanakan di sejumlah negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, dan Thailand yang melibatkan dosen, pegawai, serta mahasiswa.

Baru-baru ini, UIN Sunan Kudus telah mendelegasikan mahasiswanya untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional di Melaka (Malaysia), KKK Nusantara di wilayah suku Baduy (Banten), serta KKK Moderasi Beragama.

‘’Ekspansi jejaring internasional ini juga mencakup kemitraan dengan institusi pendidikan tinggi di berbagai negara maju. Seperti Turki, Maroko, Yordania, Belanda, hingga Amerika Serikat,’’ pungkasnya. (han/rit)


TERKINI

Rekomendasi

...