Polda Jateng Kirim Bantuan untuk Korban Gempa NTT


JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG — Kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) diwujudkan Polda Jawa Tengah dengan mengirimkan bantuan kemanusiaan pada momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8).

Kapolda Jateng Irjen Pol Ribut Hari Wibowo mengatakan, pengiriman bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian keluarga besar Polda Jateng terhadap masyarakat NTT yang tengah menghadapi masa sulit akibat bencana alam.

“Keluarga besar Polda Jawa Tengah turut berduka cita atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur. Kita berdoa semoga mereka diberikan kekuatan, ketabahan, dan segera dapat pulih seperti sediakala,” ujar Ribut.

Bantuan tahap pertama diberangkatkan dari Mapolda Jateng menggunakan 10 truk dan satu mobil boks. Armada tersebut membawa berbagai kebutuhan mendesak bagi masyarakat terdampak bencana.

Bantuan dihimpun dari keluarga besar Polda Jateng, Bhayangkari se-Jawa Tengah, serta para donatur yang menyalurkan kepedulian melalui Polda Jateng.

Sejumlah kebutuhan yang dikirim antara lain air mineral, susu bubuk, makanan siap saji, mi instan, beras, minyak goreng, biskuit, gula, popok, selimut, terpal, pakaian anak dan remaja dalam kondisi baru, pakaian dalam, sarung, serta roti.

Baca juga:  Penyuluhan KB bagi tenaga faskes di Mranggen

Selain itu, Polda Jateng mengirimkan 11.000 lembar selimut tebal dan 15.000 potong pakaian baru untuk anak dan remaja.

Bantuan pangan juga akan diperkuat dengan pengiriman abon kering khas Jawa Tengah. Sebanyak 1,2 ton abon disiapkan dalam kemasan kecil seberat 250 gram agar mudah dikonsumsi masyarakat di lokasi bencana.

“Insya Allah, Jawa Tengah ini juga dikenal dengan produk makanan abon kering. Kita akan mengirimkan abon kering sejumlah 1,2 ton yang dikemas dalam bungkus kecil 250 gram sehingga bisa langsung dikonsumsi. Selain enak, bergizi, dan praktis,” jelasnya.

Ribut menegaskan, bantuan yang dikirim tidak hanya didasarkan pada ketersediaan barang, tetapi disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di lokasi bencana. Polda Jateng sebelumnya telah berkomunikasi dengan Wakapolda NTT untuk mengetahui kebutuhan yang paling mendesak.

“Semalam saya sudah komunikasi dengan Wakapolda Nusa Tenggara Timur untuk merinci kebutuhan apa saja yang paling diperlukan saat ini di sana. Sebagian kita kirim melalui truk, dan sebagian bantuan akan menyusul,” katanya.

Untuk meningkatkan efisiensi penyaluran, personel Polda Jateng juga akan menuju lokasi dan membeli sejumlah bahan yang dibutuhkan dari tempat terdekat.

Tak hanya bantuan logistik, Polda Jateng turut menerjunkan tiga dokter dan lima personel untuk membantu penanganan trauma healing bagi masyarakat terdampak. Tim tersebut diharapkan dapat membantu pemulihan psikologis warga, terutama mereka yang mengalami tekanan setelah menghadapi bencana.

Baca juga:  Dibangun di Pinggir Jalan Provinsi, KDMP Gogodalem Bringin Jadi Andalan Perekonomian Warga

Kapolda menyebut pengiriman tersebut merupakan tahap pertama bantuan dari Polda Jateng. Ia berharap bantuan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menjadi bentuk nyata kehadiran Polri di tengah warga yang membutuhkan.

“Ini tahap pertama dari Polda Jawa Tengah, semoga bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur. Kita berdoa bersama agar pengiriman ini berjalan lancar dan sampai di lokasi tepat waktu,” tegas Ribut.

Selain mengirim bantuan logistik dan personel, Polda Jateng juga membuka donasi kemanusiaan bagi korban gempa bumi di NTT. Donasi melibatkan seluruh personel satuan kerja di lingkungan Mapolda Jateng sebagai bentuk gotong royong membantu masyarakat terdampak.

Bagi Polda Jateng, bantuan tersebut bukan sekadar pengiriman barang, tetapi juga wujud kepedulian kepada masyarakat yang tengah menghadapi bencana. Semangat kemerdekaan diwujudkan melalui gotong royong dan kehadiran negara untuk membantu warga bangkit serta kembali menata kehidupan setelah bencana. (ucl/rit)


TERKINI


br>

Rekomendasi

...