Holy Stadium Dipadati Jemaat di Pernikahan Joseph & Nathania Putra Pdt. Petrus Agung


JATENGPOS. CO. ID, SEMARANG — Holy Stadium Semarang menjadi saksi pemberkatan pernikahan Joseph Samuel Elisa Purnama dan Lea Nathania Sulistiyani pada Rabu, 26 Agustus 2026. Momen sakral tersebut berlangsung khidmat dan penuh sukacita, sekaligus menjadi pertemuan keluarga besar, para hamba Tuhan senior, tokoh pemerintahan, tokoh agama, pengusaha, dan masyarakat.

Joseph Samuel Elisa Purnama merupakan putra dari Pdt. Petrus Agung Purnomo dan Pdt. Tina Astari Soenaryo, M.Th., sedangkan Lea Nathania Sulistiyani merupakan putri dari Samuel The Bian Seng dan Jeanne Irawati.

Pemberkatan pernikahan berlangsung di Holy Stadium pada pukul 16.00–18.00 WIB dengan penampilan Harvey Dancer dan Surya Vista Orchestra yang kemudian dilanjutkan dengan resepsi pernikahan di Gedung Dream Center.

Holy Stadium sendiri memiliki tempat penting dalam perjalanan pelayanan keluarga besar Pdt. Petrus Agung Purnomo. Gedung dengan kapasitas 12.000 orang telah menjadi pusat pelayanan kristen di Semarang dan dibangun pada masa kepemimpinan Petrus Agung seiring pertumbuhan jemaat dan perluasan pelayanan. Holy Stadium kemudian berkembang bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat berbagai kegiatan pelayanan, sosial, pendidikan, dan pembinaan generasi.

Nama Pdt. Petrus Agung Purnomo tidak dapat dipisahkan dari perjalanan tersebut. Melalui pelayanan yang dirintis dan dikembangkannya, gereja ini bertumbuh menjadi salah satu pelayanan Kristen yang dikenal luas di Semarang. Karena itu, pemberkatan pernikahan putranya di Holy Stadium memiliki makna tersendiri bagi keluarga dan jemaat.

Dalam rangkaian pemberkatan, sejumlah hamba Tuhan senior menyampaikan pesan pernikahan kepada kedua mempelai.

Pdt. Dr. Adi Sutanto mengingatkan prinsip Alkitab mengenai seorang laki-laki yang meninggalkan ayah dan ibunya dan bersatu dengan istrinya menjadi satu daging. Ia menekankan bahwa tujuan pernikahan bukan sekadar mencari kebahagiaan dari pasangan.

Baca juga:  Pemkot Semarang Perkuat Pengawasan Silayur, Penanganan Cepat Dilakukan Pasca Insiden Truk Ekspedisi

“Menikah itu jangan mencari bahagia. Bila kebahagiaan tidak ditemukan, jangan kemudian pasangan hidup yang disalahkan. Masing-masing hendaknya menjadi suami dan istri yang baik, maka kebahagiaan akan mengikuti,” pesannya.

Sementara itu, Pdt. Petrus Hadi Santoso menyampaikan pesan kepada keluarga agar memberikan ruang kepada pasangan yang baru menikah untuk membangun rumah tangganya sendiri.

“Sebagai orang tua, kita jangan pernah ikut campur urusan anak-anak. Prioritaskan Tuhan dan keluarga. Masalah besar diperkecil dan masalah kecil dihilangkan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan harapan agar melalui kehidupan dan pelayanan generasi berikutnya, Tuhan kembali mengirimkan banyak jiwa – jiwa kepada pelayanan di Holy Stadium.

Pesan mengenai pentingnya kerukunan disampaikan Ev. Nany Susanty.

“Saya hanya berpesan untuk rukun. Di dalam kerukunan, berkat itu akan melimpah. Pasti Papa Petrus Agung sangat bangga dengan pernikahan kalian berdua,” ungkapnya.

Prosesi pemberkatan kemudian dilayani bersama oleh sejumlah hamba Tuhan senior dan pemimpin gereja dari dalam serta luar negeri, di antaranya Pdt. Theofilus Hendra, Pdt. Dr. Tony Mulia, Rev. Mark McClendon, Ev. Elisabeth Philip, Rev. Dr. John Avanzini dari Amerika Serikat, Ps. Kong Hee dari Singapura, Ps. Harold dan Janice Gingerich dari Amerika Serikat, serta Ps. Bill Wilson dari Amerika Serikat.

Dalam kesempatan tersebut, Ps. Tina Astari Soenaryo, M.Th. menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada keluarga besar serta seluruh undangan yang hadir.

Ia menilai tanggal 26 Agustus 2026 memiliki makna khusus bagi perjalanan baru Joseph dan Nathania. Pernikahan tersebut menjadi simbol memasuki lembaran baru kehidupan, ketika Joseph mengambil tanggung jawab sebagai kepala keluarga dan Nathania menjadi penolong yang baik serta kelak menjadi ibu bagi anak-anak mereka.

Baca juga:  Edukasi Tour Hotel, Ajak Keliling Siswa SMK CBM

“Joseph dan Nia memasuki sebuah New Beginning. Joseph akan menjadi kepala keluarga dan Nia menjadi penolong yang baik serta ibu bagi anak-anak,” pesannya.

Pernikahan tersebut juga dihadiri sejumlah tamu kehormatan, antara lain H. Sumarno, S.E., M.M., Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah; Maria Tri Mangesti, Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah; Dr. Agustina Wilujeng Pramestuti, S.S., M.M., Wali Kota Semarang; Drs. H. Soemarmo HS, M.Si., mantan Wali Kota Semarang; Melly Pangestu, Anggota DPRD Kota Semarang; Gouw Andy Siswanto, Wakil Ketua Umum Perhimpunan INTI; Pdt. Yermia Suprayitno, S.Th., M.Ag., Ketua DPW BAMAGNAS Provinsi Jawa Tengah; serta I Nengah Wirta Darmayana, S.H., M.H., Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia Kota Semarang.

Selain itu hadir pula para pengusaha, tokoh agama, tokoh masyarakat, keluarga besar, sahabat, serta jemaat yang turut memberikan doa dan dukungan kepada kedua mempelai.

Nuansa Semarang terasa pula dalam resepsi pernikahan. Sejumlah kuliner khas seperti nasi ayam Semarang dan es puter menjadi salah satu sajian favorit para undangan.

Pernikahan Joseph dan Nathania bukan hanya menjadi perayaan penyatuan dua pribadi dan dua keluarga, tetapi juga sebuah momentum untuk meneruskan nilai-nilai iman, keluarga, kerukunan, dan pelayanan.

Di tempat yang memiliki sejarah kuat dalam perjalanan pelayanan Pdt. Petrus Agung Purnomo, Holy Stadium kembali menjadi saksi dimulainya sebuah babak baru: perjalanan rumah tangga Joseph Samuel Elisa Purnama dan Lea Nathania Sulistiyani.

Puluhan Karangan bunga memenuhi gedung tampak ucapan selamat dari penjabat pemerintah, pengusaha dan organisasi sosial mulai Ahmad Luthfi Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen Wakil Gubernur Jawa Tengah, H. Ganjar Pranowo, Dave Laksono, Pdt. Gilbert Lumoindong. (*)


TERKINI

Rekomendasi

...