Lereng Jalan Gombel Lama Diklaim Aman 10 Tahun


JATENGPOSJATENGPOS. CO ID, SEMARANG – Setelah 4,5 bulan ditutup akibat longsor dan amblesan, Jalan Gombel Lama akhirnya kembali dibuka. Ruas vital penghubung kawasan atas dan bawah Kota Semarang itu mulai dilintasi kendaraan sejak Minggu (6/9/2026) malam, sehari lebih cepat dari jadwal yang ditetapkan.

 

Pembukaan lebih awal dilakukan setelah Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah-DIY berkoordinasi dengan Satlantas Polrestabes Semarang.

 

Arus kendaraan yang lebih lengang pada Minggu malam dinilai memudahkan pengaturan lalu lintas.

 

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.3 Provinsi Jawa Tengah BBPJN Jateng-DIY Alfan Noor Rizal mengatakan, semula jalan ditargetkan dibuka pada Senin (7/9/2026), lalu.

 

“Memang rencananya kita mau buka traffic itu tanggal 7 (September). Tapi setelah koordinasi dengan Satlantas, sebaiknya kita buka tanggal 6 (September) malam. Karena pengondisiannya lebih mudah, arus lalu lintasnya juga lebih sedikit,” ujar Alfan saat konfirmasi JATENG POS, Selasa (8/9/2026).

Baca juga:  Pemkot Semarang Jalin Kerjasama Dengan Pemerintah Inggris

 

Perbaikan ruas tersebut dimulai sejak 20 April. Penanganan difokuskan pada longsoran dan dua titik amblesan yang sebelumnya mengganggu kestabilan jalan.

 

Untuk memperkuat struktur lereng, BBPJN memasang bore pile hingga kedalaman 28 meter. Sistem drainase juga dibenahi dengan memperbaiki drainase permukaan serta membangun subdrain untuk mengendalikan aliran air.

 

Menurut Alfan, patahan yang menjadi persoalan utama telah ditangani dengan memperhatikan dua faktor yang memengaruhi kestabilan lereng, yakni kondisi tanah dan aliran air.

 

“Jadi patahan ini ada dua penyebab. Pertama stabilitas lerengnya, yang kedua adalah air. Dua sumber itu harus kita tangani,” jelasnya.

 

Adapun, bore pile berfungsi memperkuat lereng, sementara sistem drainase dibuat untuk mengendalikan air agar tidak kembali menggerus dan mengganggu kestabilan tanah.

Baca juga:  Anak Tukang Ojek hingga Buruh Tani Kini Bisa Sekolah Gratis, Ahmad Luthfi: Ora Usah Minder!

 

Dengan berbagai penanganan tersebut, Alfan menyebut ruas Jalan Gombel Lama memiliki umur rencana sekitar 10 tahun.

 

“Kami juga terus melakukan pemantauan dan pemeliharaan tetap dilakukan secara berkala,” katanya.

 

BBPJN juga menyiapkan masa pemeliharaan selama satu tahun untuk memastikan kondisi jalan dan lereng tetap stabil setelah kembali digunakan masyarakat.

 

Sejumlah inclinometer akan dipasang di beberapa titik untuk mendeteksi kemungkinan pergerakan tanah.

 

“Untuk masa pemeliharaan ini nanti kita jaga dengan kondisi seperti ini selama satu tahun. Selain itu kita pasang juga untuk monitoring longsorannya. Kita pasang inclinometer di beberapa titik untuk memeriksa pergerakannya ada atau tidak selama satu tahun tersebut,” terang Alfan.

 

Meski telah dibuka, pengerjaan serta penyempurnaan ruan jalan gombel lama terus dikebut, sesuai standar kenyamanan dan keselamatan untuk masyarakat pengguna jalan. (ucl)


TERKINI

Rekomendasi

...