Profil dan Harta Kekayaan Bupati Boltara Sirajudin Lasena yang Diamankan KPK


JATENGPOS. CO. ID, JAKARTA — Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut/Boltara), Sirajudin Lasena, menjadi sorotan setelah diamankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Senin, 21 September 2026.

KPK menyatakan Sirajudin termasuk dalam 14 orang yang diamankan dalam operasi tersebut. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin, sementara delapan orang diamankan di Sulawesi Utara dan satu orang di Gorontalo. Pihak-pihak yang diamankan terdiri dari kepala daerah, kepala dinas, ASN, serta pihak swasta.

Menurut Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, OTT tersebut berkaitan dengan dugaan penerimaan uang dalam proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Salah satu proyek yang disebut KPK adalah pembangunan infrastruktur jalan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR).

Perlu ditegaskan, berdasarkan informasi KPK yang tersedia hingga 22 September 2026, Sirajudin merupakan pihak yang diamankan dan diperiksa dalam OTT. Proses hukum masih berlangsung dan penentuan status hukum harus mengacu pada pengumuman resmi KPK.

Baca juga:  Wagub Jabar Dampingi Menkes RI Luncurkan Gebyar Vaksinasi COVID-19 bagi Lansia

Profil Sirajudin Lasena
Sirajudin Lasena lahir di Boroko pada 8 Januari 1975. Ia memiliki latar belakang panjang sebagai birokrat, khususnya dalam bidang pengelolaan keuangan pemerintahan daerah.

Sirajudin menempuh pendidikan S1 bidang Akuntansi di STIE Panca Bhakti Palu. Ia kemudian melanjutkan pendidikan S2 Ekonomi Pembangunan di Universitas Gadjah Mada (UGM) serta pendidikan doktoral bidang Administrasi Publik di Universitas Negeri Gorontalo.

Dalam perjalanan kariernya, Sirajudin pernah menjabat Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Kariernya berlanjut sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Sulawesi Utara. Pada 25 September 2023, ia dilantik menjadi Penjabat Bupati Bolaang Mongondow Utara.

Sirajudin kemudian maju dalam Pilkada 2024 bersama Mohammad Aditya Pontoh. Pasangan tersebut memperoleh 18.479 suara atau 34,69 persen suara sah dan ditetapkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bolaang Mongondow Utara periode 2025–2030. Keduanya dilantik pada 20 Februari 2025.

Harta Kekayaan Rp1,2 Miliar

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periodik 2025 yang disampaikan pada 29 Maret 2026, Sirajudin Lasena melaporkan total kekayaan bersih sebesar Rp1.204.416.050.

Baca juga:  Pemerintah Jamin Pasokan Pangan Mencukupi pada Ramadhan-Idul Fitri

Rinciannya meliputi:
Tanah dan bangunan: Rp810.000.000
Alat transportasi dan mesin: Rp326.000.000
Harta bergerak lainnya: Rp202.500.000
Kas dan setara kas: Rp126.087.096
Surat berharga: nihil
Harta lainnya: nihil
Total aset sebelum utang: Rp1.464.587.096
Utang: Rp260.171.046
Total kekayaan bersih: Rp1.204.416.050.

Aset tanah dan bangunan Sirajudin dilaporkan berada di Bolaang Mongondow Utara dan Kota Gorontalo. Aset transportasinya antara lain Suzuki Baleno tahun 2023 senilai Rp325 juta serta sepeda gunung tahun 2020 senilai Rp1 juta.

KPK Dalami Proyek Infrastruktur

KPK menyebut penyelidikan awal OTT berkaitan dengan dugaan penerimaan uang dari proyek pemerintah daerah, termasuk proyek infrastruktur jalan di Dinas PUTR Bolaang Mongondow Utara. Namun, rincian konstruksi perkara, pihak yang kemudian ditetapkan sebagai tersangka, nilai uang yang terkait perkara, serta pasal yang dikenakan perlu mengikuti pengumuman resmi KPK setelah pemeriksaan selesai. (ai/jan)


TERKINI

Jawa Tengah dalam MTQN XXXI

Rekomendasi

...