Wisuda UNIBA Surakarta, Sejumlah Tokoh Ikut Dilantik Ketua DPRD Klaten Hingga Kepala RSUD Sukoharjo


JATENGPOS.CO.ID, SOLO – Universitas Islam Batik (UNIBA) Surakarta kembali menggelar Sidang Senat Terbuka Wisuda Program Sarjana Angkatan ke-59, Magister Manajemen Angkatan ke-38, dan Magister Hukum Angkatan ke-5 Semester Gasal Tahun Akademik 2026/2027. Sebanyak 204 lulusan resmi diwisuda di Gedung Graha Saba Buana, Surakarta, Rabu (30/9/2026).

Sidang senat dipimpin langsung oleh Ketua Senat UNIBA Surakarta, Dr. Suhendro, SE., M.Si, Ak. Pada wisuda periode ini, lulusan terdiri dari 141 orang program Sarjana (S1) dan 63 orang program Magister (S2) yang tersebar di empat fakultas, yakni Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi, Fakultas Pertanian, dan Fakultas Teknik.

Dari total 204 wisudawan, sebanyak 144 lulusan berhasil meraih predikat Cumlaude. Capaian Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi 4,00 diraih oleh Angga Arinda Tri Murti Nugroho, M.Si. dari Program Studi Magister Manajemen.

Rektor UNIBA Surakarta, Ipmawan Muhammad Iqbal, mengingatkan para alumni agar tidak hanya bangga pada gelar akademik, tetapi juga mengedepankan nilai kemanusiaan serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Ada tiga pesan utama kepada wisudawan: menjadi pembawa solusi, menanggalkan ego dengan membangun sinergi, serta memperkuat spiritualitas di era digital.” Tegas Rektor UNIBA.

Baca juga:  Pernikahan Warga Australia Nanggap Tayuban 15 Ledek

Sejumlah tokoh publik dan pejabat daerah turut diwisuda pada kesempatan ini, antara lain Ketua DPRD Klaten Edy Sasongko (S1 Manajemen), Kepala RSUD Ir. Soekarno dr. Henny Puspitosari Utami (S2 Manajemen), Anggota DPRD Kota Semarang Dinda Ari Ayu Isnani, S.T., M.M. (S2 Magister Manajemen) anggota DPRD Sragen Widodo (S2 Hukum), Lurah Parangjoro Hardiman (S2 Manajemen), serta Anggota Dewan Pembina Yapertib Muhammad Hafidz (S2 Manajemen).

Sebagai wakil wisudawan Ketua DPRD Kabupaten Klaten Edy Sasongko, S.M. (S1 Manajemen) menyampaikan di usianya yang menginjak 56 tahun, menegaskan bahwa dinamika ekonomi dan tantangan pembangunan saat ini menuntut peningkatan kapasitas SDM yang berkelanjutan.

Edi Sasongko meneliti isu burnout (kelelahan kerja) dan hambatan iklim kerja di lingkungan Sekretariat DPRD Kabupaten Klaten. Berdasarkan pengalaman empat periode di lembaga legislatif serta riset ilmiah yang dilakukannya, Edy merumuskan solusi konkret berupa penerapan prinsip meritokrasi yang presisi untuk menata beban kerja pegawai berdasarkan kompetensi nyata.

“Saya mengajak jajaran anggota dewan serta generasi muda untuk terus menuntut ilmu demi memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.” Ajak Edi Sasongko.

Baca juga:  Bunda Literasi Jateng Luncurkan Bus Pintar Keliling di Surakarta

Sementara itu, wisudawan lain juga anggota DPRD Kota Semarang Dinda Ari Ayu Isnani, S.T., M.M. (S2 Magister Manajemen) membuktikan bahwa riset akademis dapat berfungsi langsung sebagai instrumen pemecah masalah (problem-solving tool) bagi kelembagaan tempat mereka mengabdi.

Dinda Ari Ayu Isnani, politisi muda Fraksi Partai Gerindra yang bertugas di Komisi D DPRD Kota Semarang, menyoroti efektivitas pelayanan publik dan dinamika internal aparatur. Ia memfokuskan tesisnya pada pembenahan motivasi kerja serta efektivitas SDM di lingkungan Sekretariat DPRD Kota Semarang agar pelayanan administrasi publik dan fasilitasi tugas legislasi berjalan lebih responsif.

Momen haru juga mewarnai prosesi ketika pihak kampus memberikan penghargaan khusus kepada pasangan orang tua dan anak dari Fakultas Hukum dan Ekonomi yang berhasil lulus bersamaan, serta penghargaan penyerahan ijazah kepada orang tua almarhum Mahendra Prasetya Indah Dermawan, mahasiswa Prodi Hukum yang telah wafat. Acara penutupan diisi dengan penampilan Unit Kegiatan Mahasiswa Paduan Suara Mahasiswa (UKM PSM) UNIBA Surakarta. (dea)


TERKINI

Rekomendasi

...