Golkar Sragen Fokus Infrastruktur dan Kemiskinan


JATENGPOS.CO.ID, SRAGEN – Peringatan HUT ke-62 Partai Golkar di Kabupaten Sragen menjadi momentum memperkuat konsolidasi kader sekaligus menegaskan komitmen menyelesaikan persoalan masyarakat. Infrastruktur dan kemiskinan menjadi dua pekerjaan rumah utama yang disoroti Bupati Sragen Sigit Pamungkas.

Dalam peringatan yang digelar Senin (20/10), rangkaian kegiatan diawali dengan ziarah ke Taman Makam Pahlawan dan makam tokoh pendiri Golkar Sragen. Kegiatan dilanjutkan dengan santunan panti asuhan dan tumpengan bersama kader.

Ketua DPD Partai Golkar Sragen Tri Handoko mengatakan, peringatan HUT tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial. Sejumlah kegiatan sosial dan olahraga digelar, antara lain Golkar Run sejauh 2,6 kilometer dan 6,2 kilometer, bantuan air bersih untuk wilayah utara Bengawan, pembagian 1.000 paket sembako, serta turnamen olahraga dan e-sport.

“Kami melalui olahraga itu agar generasi Alpha atau Gen Z mau mengerti politik. Kita harus mengikuti eranya,” ujar Tri.

Baca juga:  54 Santri Pondok Tahfidz Qur'an SMA MUHI Diwisuda

Bupati Sragen Sigit Pamungkas yang juga kader Golkar menegaskan, doktrin kekaryaan harus diwujudkan melalui kerja nyata untuk rakyat. Menurutnya, pembangunan perlu menjawab kebutuhan masyarakat di wilayah utara dan selatan Sragen yang memiliki karakteristik berbeda.

Sigit menyebut, terdapat 136 ruas jalan yang lebih dari lima tahun belum diperbaiki dengan kebutuhan anggaran mencapai Rp120 miliar. Selain itu, dari kebutuhan 23 ribu titik penerangan jalan, baru sekitar 5 ribu titik yang tersedia. Pemkab Sragen mengalokasikan Rp20 miliar pada 2027 untuk penerangan jalan.

Di bidang kesejahteraan, angka kemiskinan Sragen masih 11,22 persen. Pemkab akan melanjutkan program bantuan biaya kuliah dan biaya hidup bagi warga tidak mampu, termasuk buruh, petani, dan penyandang disabilitas.

Baca juga:  Dukung Revitalisasi, Damkar Evakuasi Sarang Tawon di Kawasan Karaton Surakarta

Persoalan hunian juga menjadi perhatian. Dari 21 ribu warga kelompok desil 1 hingga 5, sebanyak 17 ribu rumah masuk kategori tidak layak huni. Pada 2026, Pemkab menargetkan perbaikan 2.000 rumah tidak layak huni (RTLH).

Sementara itu, Ketua Dewan Pertimbangan Golkar Sragen Agus Fatchur Rahman meminta kader menjalankan prinsip oposisi loyal. Program pemerintah yang baik harus didukung, sedangkan kebijakan yang keliru perlu dikritisi secara santun.

“Jadilah oposisi loyal. Ojo njaluk proyek. Dukung terus,” pesannya kepada Fraksi Golkar di DPRD Sragen.

Tri menegaskan, seluruh anggota fraksi diinstruksikan turun langsung ke masyarakat agar kehadiran partai dirasakan nyata. Soliditas kader dan keberpihakan kepada rakyat menjadi modal menghadapi Pemilu 2029.

“Pada dasarnya Golkar bersama rakyat,” tandasnya. (yas/rit)


TERKINI

Loyalis Sudewo Protes Spanduk Doa Dicopot

Rekomendasi

...