Monumen Pers Gelar Literasi Media di SMK Muhammadiyah 3 Karanganyar


JATENGPOS.CO.ID, KARANGANYAR — Menghadapi pesatnya arus informasi di era digital, Monumen Pers Nasional menggelar program Monumen Pers Goes To School (MGTS) 2026 di SMK Muhammadiyah 3 Karanganyar pada Selasa (20/10).

Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk mengenalkan sejarah pers Indonesia sekaligus membekali para pelajar dengan pemahaman literasi media yang kritis dan bertanggung jawab.

Dimulai sejak pukul 07.30 WIB, acara dibuka dengan pengenalan Virtual Experience Monumen Pers Nasional, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Muhammadiyah, pembacaan doa, serta penampilan memukau Tari Padang Ulan.

Kepala SMK Muhammadiyah 3 Karanganyar, Suwarto, S.T., M.T., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas hadirnya program edukatif ini di lingkungan sekolahnya. Menurutnya, pemahaman media sangat dibutuhkan oleh para siswa saat ini.

“Kami sangat menyambut baik kehadiran tim Monumen Pers Nasional di SMK Muhammadiyah 3 Karanganyar. Di tengah gempuran informasi digital yang begitu cepat, anak-anak kita perlu dibekali kecakapan literasi agar mampu menyaring informasi secara kritis dan bijak. Kerja sama ini menjadi momentum penting untuk memperluas wawasan siswa, tidak hanya dalam hal teknologi, tetapi juga sejarah perjuangan bangsa melalui pers,” ujar Suwarto.

Baca juga:  DPC PDIP Solo Inisiasi Gerakan Gotong-Royong Donor Plasma Konvalesen

Senada dengan hal tersebut, perwakilan Monumen Pers Nasional, Kuncoro Marhendro Suryo, menegaskan bahwa edukasi sejarah pers dan literasi media harus menjangkau generasi muda secara langsung melalui pendekatan yang interaktif.

“Melalui program MGTS ini, kami ingin membawa Monumen Pers Nasional lebih dekat dengan para pelajar. Kami tidak hanya mengenalkan museum dan sejarah pers, tetapi juga mengajak siswa untuk paham bagaimana media bekerja serta pentingnya memeriksa kebenaran setiap informasi. Harapan kami, para siswa bisa menjadi agen literasi yang menyebarkan semangat cerdas berdigital di lingkungan sekolah dan masyarakat,” ungkap Kuncoro.

Salah satu agenda utama dalam kegiatan ini adalah seleksi dan pelantikan Duta Monumen Pers Nasional SMK Muhammadiyah 3 Karanganyar. Enam siswa terbaik berasing dalam proses penilaian, yaitu Patria Jalu Respati, Nike Indah Kurmawiati, Ilham Dwi Nur Hidayat, Eka Irni Lestari, Atsaal Hauzaan Mu’an, dan Elvia Nurhartanti.

Baca juga:  NPWZ jadi Identitas Unik Pembayaran Zakat

Berdasarkan hasil evaluasi juri, Eka Irni Lestari dan Atsaal Hauzaan Mu’an resmi terpilih dan dilantik sebagai Duta Monumen Pers Nasional SMK Muhammadiyah 3 Karanganyar tahun 2026. Keduanya diamanahkan untuk menjadi penggerak dalam mengenalkan Monumen Pers serta mengedukasi kawan sebaya mengenai pentingnya memilah informasi.

Kemeriahan acara semakin terasa dengan hadirnya pertunjukan Reog Gondang serta pementasan drama sosial-lingkungan bertajuk “Menangis karena Olah Manusia” yang mengangkat isu penolakan geothermal. Selain hiburan seni, sosialisasi profil serta sejarah Monumen Pers Nasional Surakarta dikemas menarik melalui permainan interaktif Games on the Spot.

Sebagai penutup komitmen bersama, Monumen Pers Nasional dan SMK Muhammadiyah 3 Karanganyar melakukan penyerahan vandel serta penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) untuk penguatan kerja sama di bidang edukasi dan literasi media secara berkelanjutan, sebelum seluruh rangkaian acara diakhiri dengan panggung hiburan musik. (dea/rit)



TERKINI

Rekomendasi

...