JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Pelestarian cagar budaya tidak cukup hanya dengan perawatan fisik, tetapi juga membutuhkan pendekatan yang relevan agar diminati generasi masa kini.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Sarif Abdillah mengatakan, generasi kekinian sudah banyak yang tidak mengerti dengan sejarah masa lalu.
“Dengan cagar budaya yang ada hari ini, menurut saya ini bisa menjadi hal yang menarik kembali mereka untuk bisa belajar, mempelajari sesuatu menjadi Indonesia itu seperti apa,” ungkapnya.
Menurutnya, dukungan terhadap upaya daerah menjadi hal yang penting agar semangat pelestarian terus terjaga dan berkembang.
Kakung, sapaan akrab Sarif, juga menekankan perlunya mendorong promosi nilai-nilai yang terkandung dalam cagar budaya agar dapat menginspirasi daerah lain serta generasi mendatang.
“Karena tantangan terbesar dalam pelestarian cagar budaya saat ini adalah membangun keterhubungan antara generasi muda dengan sejarah bangsa,” sebut politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.

Menurut Kakung, pendekatan yang digunakan tidak boleh lagi terlalu rumit atau hanya menggunakan sudut pandang akademis semata.
“Jadi kalau anak-anak kita sekarang itu kan mereka tidak butuh sesuatu yang terlalu rumit. Mereka butuh ditampilkan sesuatu yang menarik. Apakah itu menjadi sesuatu yang penting, sesuatu yang berpengaruh dalam dunia,” jelas legislator dari daerah pemilihan (dapil) Banyumas dan Cilacap ini.
Atas dasar itu, Kakung mendorong pengenalan cagar budaya melalui perspektif yang lebih dekat dengan kehidupan generasi muda.
“Kita terus mendorong bagaimana kemudian kita perkenalkan tempat-tempat cagar budaya seperti ini dalam sudut pandang mereka. Bukan dalam sudut pandang sejarawan, bukan dalam sudut pandang arkeolog, tapi dalam sudut pandang kehidupan mereka,” terangnya.
Keberlangsungan pelestarian, jelas Kakung, menjadi kata kunci utama.
“Tanpa adanya jembatan antara generasi sebelumnya dan generasi saat ini, cagar budaya dikhawatirkan hanya akan dikunjungi kalangan tertentu dan tidak memiliki kesinambungan minat di masa depan,” tandasnya. (adv)






