Alumni Bangga Siswa SMAN I Ungaran Ingin Jadi Bupati

Wawan Hari Purwanto menyampaikan materi seminar yang diadakan Ikatan Alumni SMAN I Ungaran di aula sekolahan setempat, Sabtu (25/11). FOTO : ABDUL MUIZ/JATENGPOS

JATENGPOS.CO.ID, UNGARAN — Keberanian seorang siswa SMA 1 Ungaran, Ahmad Daniel (18) yang menyurati Bupati Semarang dr H Mundjirin untuk menjadi Bupati Semarang selama sehari mendapat apresiasi Ikatan Alumni SMA Negeri I Ungaran (Ilusmatura). Keberanian tersebut dinilai sebagai wujud obsesi Daniel yang positif untuk meraih apa dicita-citakan.

“Kita (alumni, red) patut bangga dan mengapresiasi keberanian siswa SMAN I Ungaran yang ingin merasakan menjadi bupati dengan menyurati Bupati Semarang. Wujud keinginan yang positif. Seharusnya memang seperti itu untuk memulai cita-cita, memupuk keberanian yang nantinya akan memotivasinya untuk bisa mewujudkan,” ujar Ketua Ilusmatura, Dr H Wawan Hari Purwanto, SH, MH saat mengisi Seminar Nasional yang diadakan Ilusmatura di aula SMAN I Ungaran, Sabtu (25/11) kemarin.

Dalam kesempatan tersebut Wawan mengapreasi dengan meminta Daniel yang kebetulan mengikuti seminar untuk berdiri. Spontan seluruh peserta seminar memberinya applause kepada Ketua OSIS SMA 1 Ungaran itu. “Kita doakan semoga adik kita Daniel nantinya benar-benar menjadi Bupati,” ucap Wawan yang sambut riuh tepuk tangan peserta.

Sebelumnya, Daniel menyurati Bupati Semarang lewat pos, memohon agar diberi kesempatan satu hari saja merasakan menjadi Bupati Semarang. Di luar dugaan suratnya direspon positif Bupati dengan memintanya datang ke ruang kerja Bupati untuk diajarkan apa saja yang menjadi pekerjaan bupati, Rabu (22/11) lalu. Kejadian unik tentang keberanian Daniel sempat viral di berbagai media sosial.

Seminar Nasional diadakan Ilusmatura kemarin, mengambil tema “Pemberdayaan Ekonomi Kreatif Solusi Cerdas untuk Mengurai Kesenjangan dan Penguatan NKRI” menghadirkan Dr H Wawan Hari Purwanto, SH, MH seorang pengamat intelejen yang juga alumni SMAN I Ungaran, dan Ir Agus Wibowo, M.K dari Kementerian Perindustrian RI.
Melalui seminar ini, menurut Wawan, diharapkan mampu membangkitkan ekonomi kreatif di Kabupaten Semarang. Potensi yang dimiliki masyarakat dapat ditumbuhkembangkan agar memiliki nilai lebih hingga dapat meningkat kesejahteraan masyarakat.

“Ekonomi kreatif bisa dikembangkan dari bawah, tidak harus dengan modal besar. Saat ini sudah banyak teknologi penyedia informasi yang bisa dimanfaatkan masyarakat secara gratis. Seperti teknologi gadget hampir dimiliki semua orang, masyarakat bisa menginformasikan produk yang dimiliki. Kita harapkan melalui ekonomi kreatif potensi Kabupaten Semarang bisa mendunia,” ujar Wawan kepada Jateng Pos di sela-sela acara. (muz/s18)