Anggiasari Sebut Penerapan UU Tentang Penyandang Disabilitas Masih Lemah

JATENGPOS.CO.ID, Semarang – Penerapan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas hingga saat ini masih lemah, kata politikus Partai Nasdem Anggiasari Puji Aryatie.

“Pemenuhan hal-hak dasar penyandang disabilitas masih belum optimal,” kata calon anggota DPR RI tersebut ketika dihubungi di Semarang, Sabtu.

Oleh karena itu, menurut dia, DPR harus terus mengawal kebijakan yang lebih berpihak kepada penyandang disabilitas.

Pegiat hak-hak warga penyandang disabilitas itu, menilai salah satu permasalahan yang harus segera diselesaikan, yakni tingginya anak difabel yang putus sekolah atau bahkan sama sekali tidak dapat mengakses pendidikan.

“Banyak anak difabel yang tidak bersekolah, misal karena lokasi SLB yang terlalu jauh dari lingkungan mereka,” kata dia.

Selain itu, lanjut dia, masih banyak sekolah umum yang sampai hari ini masih menolak peserta didik yang merupakan penyandang disabilitas.

Hak-hak para penyandang difabilitas, lanjut dia, sesungguhnya sudah dijamin oleh undang-undang.

Selain itu, kata dia, pemerintah juga terus berupaya memenuhi hak-hak dasar penyandang disabilitas, meski belum optimal.

Berbagai persoalan yang masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah tersebut, menjadi pemacu bagi dirinya untuk ikut memperjuangkan hak-hak penyandang disabilitas jika nantinya terpilih sebagai wakil rakyat di Senayan. (udi/fid)