27 C
Semarang
Kamis, 22 Januari 2026

Menumbuhkan Minat Baca Melalui Cerita Rakyat

Anak-anak senang sekali jika dibacakan buku cerita. Terutama anak-anak yang masih duduk di kelas rendah. Seperti halnya di kelas yang penulis ampu, yaitu kelas satu pada SD Negeri Lamper Kidul 02. Mereka sangat antusias untuk mendengarkan cerita yang dibacakan oleh guru. Apalagi cerita mengenai tokoh idola mereka. Banyak buku cerita yang dapat dibacakan oleh guru di kelas, salah satunya adalah cerita rakyat. Membacakan cerita rakyat ke siswa, sebenarnya juga untuk melestarikan cerita yang diwariskan oleh nenek moyang kita. Anak akan lebih mengenal cerita dari negeri Indonesia sendiri.

Cerita rakyat Indonesia adalah cerita yang berasal dari masyarakat Indonesia yang telah diwarisi secara lisan. Cerita rakyat kerap diperkenalkan kepada generasi berikutnya, biasanya menceritakan suatu tempat dan asal muasal tokoh-tokoh yang dimunculkan pada cerita rakyat tersebut. Pengertian cerita rakyat menurut Suripan Sadi Hutomo (1991) cerita rakyat adalah cerita yang diwariskan secara turun temurun dari generasi lama ke generasi baru secara lisan. Sedangkan menurut Hasim Awang (1985) cerita rakyat adalah suatu kisah mengenai perjuangan, kisah cinta (romantisme), atau lainnya yang sudah terjadi di masa lampau dan dijadikan pelajaran di masa yang akan datang. Sedangkan fungsi dari cerita rakyat adalah : 1. Sebagai sarana hiburan. 2. Sarana pendidikan, dalam hal ini menyampaikan pesan atau amanat yang bermanfaat bagi watak dan kepribadian para pendengarnya. 3. Sarana penggalang rasa kesetiakawanan di antara warga masyarakat. 4. Sebagai pengukuh nilai-nilai sosial budaya yang berlaku dalam masyarakat.

Baca juga:  Tingkatkan Keterampilan Berbicara tentang Jatidiri melalui Teknik PUK

Dengan mendengarkan cerita dari buku yang dibacakan oleh guru apalagi buku cerita tersebut ada gambar dari tokohnya, anak akan semakin tertarik untuk melihat gambar yang ada di buku cerita tersebut dan menjadikan anak akan berusaha untuk membaca buku cerita sendiri. Dengan begitu kita sudah memberi motivasi pada anak untuk senang membaca. Pentingnya membaca bagi anak adalah : 1. Menambah kosa kata baru. 2. Meningkatkan kemampuan mengungkapkan ide. 3. Meningkatkan rasa ingin tahu. 4. Mengembangkan daya imajinasi anak. Selain memberi motivasi dengan bercerita, guru dapat memberi dorongan agar anak mau membaca yaitu memberi tugas bercerita tentang isi cerita dari buku yang sudah dibaca oleh siswa.

Adapun beberapa cara efektif agar anak gemar membaca antara lain : 1. Menjadi contoh untuk anak, dalam hal ini kita juga gemar membaca. 2. Membiarkan anak memilih buku yang ingin dibaca. 3. Menciptakan tempat yang aman. 4. Memulai dari membacakan cerita. 5. Jadikan buku sebagai sahabat terbaik. 6. Pahami minat baca anak. 7. Menyediakan bahan bacaan di rumah.

Baca juga:  Peer Tutoring Tingkatkan Aktivitas Belajar Calistung

Agar anak gemar membaca buku, banyak cara yang dapat kita lakukan sesuai kondisi masing-masing sekolah atau rumah tempat tinggal siswa. Kegiatan membaca hendaklah dilakukan dalam suasana yang hangat, akrab, aman, dan nyaman. Pilih topik yang disukai anak. Setelah selesai membaca, sebaiknya anak dipancing untuk menceritakan kembali apa yang telah dibacanya. Sehingga kita tahu sampai sejauh mana pemahaman anak terhadap isi bacaan. Berilah penghargaan atas usahanya sehingga anak akan semakin bersemangat untuk membaca lagi. Di sekolah disediakan perpustakaan, di mana anak-anak dapat membaca buku cerita dengan nyaman. Bahkan di kelas pun disediakan ruang pojok baca, anak-anak dapat membaca di pojok kelas jika sudah selesai mengerjakan tugas.

 

Oleh :

Yuliyar,S.Pd

Guru SDN Lamper Kidul 02 Semarang


TERKINI

Rekomendasi

...