Asyiknya Belajar Konsep Median, Mean dan Modus dengan Media Video

TITIK UNTARI, S.Pd.SD

Dalam proses pembelajaran, terdapat kaitan yang erat antara guru, siswa, kurikulum, sarana dan prasarana. Guru mempunyai tugas untuk memilih media pembelajaran yang tepat dan sesuai dengan materi yang diajarkan. Namun adanya kesulitan-kesulitan dalam memahami materi Matematika sering ditemukan diantara siswa, dan tentunya hal ini merupakan masalah dalam proses pembelajaran. Menurut Zulkardi (2002), masalah utama yang sering dihadapi dalam pembelajaran matematika di sekolah yaitu matematika dirasakan sulit oleh siswa karena banyak guru yang mengajarkan matematika dengan materi dan metode yang tidak menarik, dimana guru menerangkan, sementara peserta didik hanya mencatat. Senada dengan pendapat diatas, Russefendi (1989:15) mengemukakan bahwa pelajaran matematika pada umumnya merupakan pelajaran yang tidak disenangi oleh anak-anak.

            Seperti yang terjadi di Kelas VI SDN 06 Kebondalem pada pembelajaran “ Menjelaskan dan membandingkan modus, median dan mean dari data tunggal untuk menentukan nilai mana yang paling tepat mewakili data”. Peserta didik merasa materi ini sangat sukar untuk dipahami, terutama ketika dihadapkan rumus Mean, Median dan Modus yang dipenuhi dengan simbol-simbol. Mengenai masalah ini, maka diperlukan cara penyajian pelajaran yang menarik dan menyenangkan, salah satunya yaitu dengan Video Pembelajaran yang kreatif dan menarik.

            Dalam matematika ada istilah mean, median, dan modus dalam penyajian data. Penyajian data merupakan hasil dari penelitian pengamatan atau observasi. Data yang diperoleh dari hasil pengamatan akan disusun dan disajikan dalam bentuk bilangan-bilangan pada sebuah diagram, daftar, table, dan hal tersebut dinamakan dengan statistik. Statistik adalah kesimpulan fakta berbentuk bilangan, yang disusun dalam diagram untuk menggambarkan suatu hal maupun kejadian/peristiwa. Statistik juga bisa melambangkan ukuran dari sekumpulan data, dan wakil dari data tersebut. Ukuran pemusatan data terdiri dari (1) Mean (Rata-rata) adalah salah satu ukuran gejala pusat. Menentukan mean dapat dilakukan dengan cara menjumlahkan seluruh nilai data, kemudian membaginya dengan banyaknya data; (2) Median (Kuartil) adalah nilai tengah dari sekumpulan data setelah diurutkan dari data terbesar, maupun sebaliknya ; (3) Modus adalah data yang sering muncul. Modus merupakan ukuran pemusatan untuk menyatakan fenomena yang paling banyak terjadi.

            Media adalah segala bentuk alat fisik yang dapat menyajikan pesan serta merangsang siswa untuk belajar (Briggs, 1970 dalam Sadiman, 2008,6). Media adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dari pengirim ke penerima sehingga dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan minat serta perhatian siswa sedemikian rupa sehingga proses belajar terjadi (Sadiman, 2008:7).

            Dengan berjalannya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, penggunaan media pendidikan, khususnya media video sudah merupakan tuntutan yang mendesak. Pembelajaran dapat tercapai hasil yang maksimal diperlukan adanya pemanfaatan media, salah satunya media video. Video adalah gambar gerak yang terdapat serangkaian alur dan menampilkan pesan dari bagian sebuah gambar untuk tercapainya tujuan pembelajaran. Video pembelajaran adalah suatu media yang dirancang secara sistematis dengan berpedoman kepada kurikulum yang berlaku dan dalam pengembangannya mengaplikasikan prinsip-prinsip pembelajaran sehingga program tersebut memungkinkan peserta didik mencermati materi pelajaran secara mudah dan menarik.

            Dengan demikian penulis menyimpulkan dengan penggunaaan Media Video dapat membuat peserta didik merasa senang dan merasa tertarik dalam mengikuti pembelajaran. Dengan terlihatnya kenaikan hasil belajar peserta didik pada materi “ Menjelaskan dan membandingkan modus, median dan mean dari data tunggal untuk menentukan nilai mana yang paling tepat mewakili data”.

 

Oleh :

TITIK UNTARI, S.Pd.SD

Guru SDN 06 Kebondalem Kecamatan Pemalang Kabupaten Pemalang