AXIS Ajak Pelanggan Peduli Pendidikan

Lewat Donasi Kuota AXISNET

AXISNET- AXIS mengajak pelanggan peduli pendidikan lewat donasi kuota AXISNET. FOTO : DOK.HUMAS/ANING KARINDRA/JATENG POS

JATENGPOS.CO.ID, JAKARTA – PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) masih terus melanjutkan Program Gerakan Donasi Kuota (GDK) guna memfasilitasi pendidikan di Indonesia dengan akses internet stabil dari perangkat router dan kuota XL Axiata.

Memasuki tahun ke-7, GDK mengalami pengembangan, sebelumnya GDK hanya dilakukan melalui UMB, kini GDK sudah terintegrasi ke aplikasi AXISNET. Sehingga kini pelanggan AXIS bisa dengan mudah ikut melakukan donasi guna meningkatkan mutu pendidikan melalui pemanfaatan akses internet cepat. Fitur GDK di AXISNET sudah tersedia sejak 5 Juni 2024 lalu.

Bekerja sama dengan Yayasan Lentera Membangun Bangsa, XL Axiata meluncurkan kembali program GDK dengan mengusung tema “Akses Internet untuk Generasi Cerdas Indonesia”. Program donasi ini juga telah mengantungi izin dari Kementerian Sosial Republik Indonesia. XL Axiata satu-satunya operator yang memiliki program donasi GDK ini. #AdaUntukIndonesia

Chief Corporate Affairs XL Axiata, Marwan O Baasir mengatakan, Program Gerakan Donasi Kuota ini merupakan inovasi XL Axiata untuk menambah manfaat bagi masyarakat Indonesia, seiring dengan semakin luas jaringan internet tercepat XL Axiata yang terus dibangun hingga ke pelosok-pelosok daerah di Indonesia.

“Program ini memberikan kesempatan pada anak-anak di berbagai daerah-daerah untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas lebih baik lagi dengan didukung akses internet cepat, sehingga berdampak positif bagi anak-anak tersebut,” katanya.

Melalui GDK, XL Axiata akan memberikan fasilitas akses, perangkat, dan kuota internet kepada para penerima manfaat, yaitu terutama sekolah, termasuk juga lembaga pendidikan seperti pesantren, sekolah disabilitas, panti asuhan, yang berlokasi di area terjangkau jaringan 4G XL Axiata.

Dengan fasilitas akses internet yang diberikan, XL Axiata berharap para penerima manfaat program GDK selanjutnya bisa menggunakan fasilitas tersebut untuk meningkatkan kualitas pendidikan, baik dalam hal akses ke materi belajar mengajar, hingga digitalisasi proses kegiatan belajar mengajar di sekolah atau lembaga pendidikan.

Gerakan Donasi Kuota (GDK) adalah sebuah program pemberdayaan masyarakat yang menggalang partisipasi pelanggan dan masyarakat untuk secara sukarela mendonasikan kuota internetnya, yang kemudian disalurkan menggunakan perangkat router XL Axiata ke berbagai institusi pendidikan di Indonesia.

Berikut cara melakukan donasi kuota:

– Miliki Simcard/E-Sim AXIS.
Aktifkan paket internet BRONET 24 jam dengan minimal kuota 5 GB dan masa aktif 3 hari,5 hari,7 hari,15 hari sampai 30 hari.

– Download aplikasi AXISNET dan pilih fitur ‘Donasi Kuota’. Link download: https://www.axis.co.id/axisnet
Pilih penerima manfaat (Sekolah, Pesantren, Panti/Sekolah Disabilitas, dan Panti Asuhan).

– Pilih paket internet aktif yang ingin didonasikan.

– Pilih nominal kuota yang ingin didonasikan (50MB/100MB/150MB).
Konfirmasi dan proses selesai.

Mekanisme pelaksaan program GDK sebagai berikut:

– Pelanggan AXIS melakukan donasi kuota.

– Rekapitulasi dilakukan setiap bulan.

– Jika kuota internet sudah memenuhi syarat, kuota akan didistribusikan melalui router XL Axiata dan diberikan kepada institusi Pendidikan yang membutuhkan.

– Institusi Pendidikan yang membutuhkan dapat menggunakan fasilitas internet dari pelanggan dan XL Axiata selama 12 bulan secara gratis.

Untuk informasi lebih lanjut terkait Program Gerakan Donasi Kuota (GDK) bisa melalui : https://www.xlaxiata.co.id/id/gerakan-donasi-kuota

Secara nasional, XL Axiata memiliki pelanggan sebanyak lebih dari 57 juta pelanggan, dan diperkuat dengan lebih dari 163 ribu BTS, dengan mayoritas BTS 4G, serta jaringan tulang punggung fiber optik yang membentang sepanjang lebih dari 159 ribu km, menopang jaringan data yang tersebar di sebagian besar kepulauan Indonesia yang sangat luas.

XL Axiata juga terus berinvestasi untuk jaringan fiber, transmisi, backhaul, modernisasi jaringan, dan berbagai upgrade jaringan lainnya untuk meningkatkan stabilitas, kapasitas jaringan, dan kualitas layanan data seiring dengan terus meningkatnya trafik layanan data.(aln)