Bambang Sutrisno Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan Bersama PWRI Brebes

Anggota DPD RI / MPR RI Daerah pilihan Jawa Tengah, Ir.H.Bambang Sutrisno, acara Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Brebes. Foto : ist/Jateng Pos

JATENGPOS.CO.ID, BREBES – Anggota DPD RI / MPR RI Daerah pilihan Jawa Tengah Ir.H.Bambang Sutrisno,MM, melaksanakan sosialisasi empat pilar untuk membumikan kembali nilai Pancasila, UUD45, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. Kali ini sosialisasi dilaksanakan Bambang bersama PWRI Kabupaten Brebes, digelar di Pendopo Kantor Bupati Brebes, Sabtu (24/9).

Sosialisasi empat pilar Kebangsaan dilaksanakan dalam rangka menanamkan nilai nilai yang terkandung dalam empat pilar kebangsaan, dalam masyarakat, untuk menumbuhkan jiwa berbangsa dan bernegara.

“Melalui sosialisasi empat pilar kebangsaan ini dapat menyegarkan kembali dalam memahami nilai nilai secara utuh,menyeluruh dan berkelanjutan agar menjadi dasar Bangsa menuju Indonesia lebih maju dan bermartabat,” kata Bambang Sutrisno.

Bambang Sutrino menggandeng Pengurus PWRI Kabupaten Brebes di bawah kepemimpinan H.Sudigjo,S.Ip., dengan narasumber Drs.H.Hendro Martojo yang juga sebagai Ketua PWRI Provinsi Jawa Tengah.

Sosialisasi empat pilar yang diikuti oleh pengurus dan PWRI Brebes dan pengurus PWRI Kecamatan se Kabupaten Brebes, dihadiri oleh Bupati Brebes yang diwakili Kepala Baperlitbangda Drs. Apianto Sudarmoko,M.S , Staf Ahli Bupati dan Asisten 1 Setda Kabupaten Brebes.

Dalam sambutannya, Bupati Brebes menilai bahwa kegiatan Sosialisasi empat pilar menjadi hal yang esensial dalam menjaga persatuan dan kesatuan NKRI, karena harus diakui bahwa akhir akhir ini banyak persoalan bangsa akibat lalai dalam menerapkan esensi nilai nilai empat pilar kebangsaan seperti munculnya konflik antar masyarakat, munculnya sikap intoleransi dan radikalisme.

“Memang perlu pemahaman Pancasila, UUD 45, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika yang lebih dalam untuk memelihara, memperkuat kesatuan dan persatuan bangsa yang merupakan elemen penting dalam menggelorakan kembali jati diri bangsa ditengah tengah gencarnya era globalisasi,” tandasnya. (dea/bis)