Bandrol 100 juta euro

Penyerang sayap Napoli, Khvicha Kvaratskhelia.

JATENGPOS.CO.ID,  NAPOLI – Fakta bahwa Napoli jadi salah satu tim favorit pemenang Scudetto atau titel Serie A tak lagi bisa dipungkiri, terutamanya baru ini kala mereka menang telak 5-1 atas Juventus sekaligus memberi pesan jelas kepada tim-tim rival.

Saat ini Napoli bertengger di puncak klasemen dengan 47 poin dari 18 laga, terpaut sembilan poin dari urutan dua klasemen sekaligus juara bertahan AC Milan. Pelatih Napoli Luciano Spalletti menjadi aktor kunci di balik kegemilangan dan konsistensi tim.

Spalletti, plus kinerja tim pemandu bakat, layak diapresiasi dalam menemukan pemain-pemain yang menggantikan nama senior seperti Lorenzo Insigne, Dries Mertens, Fabian Ruiz, hingga Kalidou Koulibaly.

Mereka itu seperti Kim Min-jae, Giovanni Simeone, Giacomo Raspadori, Frank Anguissa, hingga Khvicha Kvaratskhelia. Nama yang disebut terakhir bahkan digadang-gadang akan menjadi bintang sepak bola Eropa.

Di Napoli ia sudah punya julukan Kvaradona merujuk kepada legenda Napoli, Diego Maradona. Pada usia 21 tahun pemain asal Georgia sudah punya catatan sembilan gol dan 12 assists dari 20 laga di seluruh kompetisi.

Kvaratskhelia berposisi sebagai penyerang sayap kiri dengan kemampuan membangun serangan, melakukan penetrasi, hingga visi bermain yang bagus. Tak heran apabila saat ini banyak yang memantau mantan pemain Dinamo Batumi tersebut.

Banderol Kvaratskhelia seharusnya tidak kurang dari 100 juta euro dan itu dituturkan eks Direktur Olahraga Juventus, yang juga disebut guru transfer, Luciano Moggi. Ia menilai Kvaratskhelia punya banderol 100 juta euro jika Romelu Lukaku saja seharga demikian.

“Memberi nilai kepada pemain selalu menjengkelkan, karena dia sekuat yang mereka jual. Tapi dia jelas bernilai lebih dari 100 juta euro,” tutur Moggi seperti dilansir dari Football-Italia.

“Karena jika biaya Lukaku sebesar itu, dan dia tidak bisa menghentikan bola, maka mereka yang memiliki teknik pasti lebih berharga,” pungkasnya. (bls/riz)