Beranda Semarang Bank Jateng dan Dinas Pendidikan Provinsi Gelar Bimtek Pelaksanaan Gaji Bruto

Bank Jateng dan Dinas Pendidikan Provinsi Gelar Bimtek Pelaksanaan Gaji Bruto

9
Dinas Pendidikan Wilayah IX Provinsi Jawa Tengah bekerja sama dengan Bank Jateng Cabang Banjarnegara menyelenggarakan bimbingan teknis (Bimtek) pelaksanaan gaji bruto, di Pendapa Dipayuda Adigraha, Jumat (4/6). ANTARA/HO-Bank Jateng

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG — Dinas Pendidikan Wilayah IX Provinsi Jawa Tengah bekerja sama dengan Bank Jateng Cabang Banjarnegara menyelenggarakan bimbingan teknis (Bimtek) pelaksanaan gaji bruto, di Pendapa Dipayuda Adigraha, Jumat (4/6).

Kegiatan dihadiri Bupati Banjarnegara yang sekaligus membuka acara, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah 9, tim BKD provinsi Jawa Tengah, tim BPPKAD provinsi, pimpinan Bank Jateng beserta jajaran, dengan peserta yang terdiri atas bendahara gaji SMA, SMK, dan SLB dari Kabupaten Purbalingga, Kebumen, Wonosobo, dan Banjarnegara.

Kepala Cabang Dinas Wilayah IX Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Tengah Dwi Yuliati Mulyaningsih mengucapkan terima kasih atas dukungan dari Bupati Banjarnegara serta Bank Jateng Cabang Banjarnegara, sehingga pelatihan tersebut dapat terlakasana di pendapa.

Ia menyebutkan jumlah sekolah negeri di Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IX ada 82 sekolah, terdiri dari 41 SMA negeri, 36 SMK negeri, dan 5 SLB negeri.

“Dari kegiatan bimbingan teknis pelaksanaan gaji bruto, kami harapkan peserta semakin memahami bagaimana pelaksanaan gaji bruto yang akan segera diberlakukan di Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah,” katanya.

Dwi Yuliati juga mengajak para bendahara agar dalam menjalankan tugas sebagai bendahara di sekolah, menggunakan falsafah Jawa yakni “JEMPOL” yang dapat menjadi rambu-rambu dalam menjalankan tugas kewajiban.

“J adalah jujur; E adalah eling atau ingat; M adalah mituhu maknanya mengikuti aturan atau regulasi yang menjadi patokan; P adalah prigel yaitu rajin dan cekatan; O adalah open dalam Bahasa Jawa dari ngrumat, merawat, teliti, rapi, dan yang terakhir adalah L yaitu logis,” katanya.

Sementara itu Bupati Budhi Sarwono dalam sambutannya mengajak untuk bersama-sama memohon kepada Tuhan agar seluruh masyarakat indonesia senantiasa selalu diberi kesehatan, dijauhkan dari marabahaya dan wabah penyakit termasuk Virus Corona agar bisa kembali beraktifitas secara normal guna memenuhi kebutuhan hidup dan tentunya perekonomian membaik.

“Saya ucapkan selamat datang kepada para tamu yang hadir di Banjarnegara, silahkan menikmati suasana Banjarnegara dengan berbagai macam keanekaragaman yang ada, ada makanan, minuman, dan tempat wisata yang menarik,” katanya.

Ia menyebutkan Banjarnaegara punya Dawet Ayu yang baru saja terpilih sebagai juara 1 nasional dan juara favorit dalam Anugrah Pesona Indonesia sebagai minuman tradisional terpopuler, juga ada wisata di kawasan Dieng Banjarnegara, ada Kawah Sikidang, ada candi-candi dan wisata alam lain yang sangat menarik.

“Tidak perlu khawatir karena jalan menuju ke Dieng sudah mulus seperti jalan-jalan lain di wilayah Banjarnegara,” katanya.

Mengenai predikat WTP 8 kali berturut dengan capaian nilai tertinggi di Jawa Tengah, menurut Bupati tentunya berkat adanya kerja sama dan dukungan semua pihak termasuk dari lembaga pendidikan dan lembaga perbankan yang ada.

“Dalam hal ini saya juga mengucapkan terima kasih kepada Bank Jateng karena dengan pengelolaan gaji melalui Bank Jateng maka keuntungannya diharapkan lebih meningkat dan deviden juga ikut meningkat,” kata bupati.

Bupati menambahkan pada tahun 2020 deviden yang berhasil dibukukan Bank Jateng sebesar Rp15,1 miliar yang bersumber dari laba dan laba tersebut diperoleh dari kredit yang disalurkan, sementara nasabah kredit Bank Jateng 60 persen adalah ASN,

“Jadi ASN turut berperan membangun daerah masing-masing dengan menjadi nasabah Bank Jateng dan khusus di Kabupaten Banjarnegara saya selalu mengimbau para pegawai untuk selalu memanfaatkan produk Bank Jateng, bank milik daerah sendiri yang terpercaya,” katanya. (fid/ant)