Beranda Jateng Solo Bantu Masyarakat di Masa Pandemi, PDAM Solo Berikan Keringanan untuk Calon Pelanggan

Bantu Masyarakat di Masa Pandemi, PDAM Solo Berikan Keringanan untuk Calon Pelanggan

45
Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo bersama Jajaran Direksi PDAM Kota Solo Toya Wening launching Gebyar Akhir Tahun untuk ringankan beban masyarakat disaat pandemi. Foto : Putri Wijayanti/Jateng Pos

JATENGPOS.CO.ID, SOLO – Pandemi Covid-19 membuat kemampuan ekonomi masyarakat menurun. Hal tersebut disadari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Toya Wening Kota Solo hingga akhirnya membuat program khusus di penghujung tahun ini untuk meringankan beban masyarakat untuk mendapatkan layanan air bersih melalui program Gebyar Akhir Tahun.

 

Direktur Utama (Dirut) PDAM Kota Solo Toya Wening mengatakan, dalam Gebyar Akhir Tahun ini ada beberapa keringanan yang diberikan kepada masyarakat. Yakni mulai dari biaya pemasangan, keringanan perluasan jaringan air minum hingga pemutihan denda.

 

“Pandemi ini pengaruhnya ke kita yang paling terasa adalah banyak masyarakat yang menunda rencana pemasangan sambungan baru karena menurunnya daya beli. Karena itu kami memberikan keringanan berupa diskon 50 persen untuk pemasangan jaringan baru, diskon 50 persen untuk perluasan jaringan dan pembebasan denda bagi eks pelanggan yang akan memasang kembali sambungan,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, selain untuk meringankan beban masyarakat di masa pandemi, prigram tersebut juga diharapkan bisa menutup target 1.000 sambungan baru di tahun 2020. Diakuinya, sejak tahun 2018 memang ada penurunan jumlah pelanggan rata-rata 1 persen setiap tahunnya. Dan puncaknya di tahun ini karena adanya Pandemi Covid-19.

 

“Target kami tahun ini adalah 1.000 sambungan baru, karena Covid-19 ini saat ini targetnya masih kurang 300 sambungan baru. Karena itu untuk membantu masyarakat dalam kondisi pandemi seperti ini kami memberikan kemudahan akses sambungan rumah dengan diskon 50 persen dulu Rp 1,6 juta sekarang separuhnya. Selama ini belum pernah dilakukan sekarang kita coba dalam bantu masyarakat mudah-mudahan banyak yang mengakses,” urainya.

 

Sementara itu, Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo berharap adanya diskon 50 persen tersebut dimanfaatkan masyarakat secara optimal dengan segera memasang sambungan baru. Sehingga bisa menikmati layanan air bersih.

 

“Harus kita sampaikan bahwa yang namanya BUMD tidak harus berorientasi pada profit tapi juga sosialnya. Sehingga saya berharap dengan launching ini masyarakat banyak yang tertarik untuk mendaftar dan bagi yang tunggakannya besar mungkin ya harus bisa dimaklumi mungkin PDAM bisa melakukan pemutihan atau diskon dari denda atau menghilangkan dendanya. Yang penting pelayanan kita terhadap masyarakat bisa dinikmati sesuai harapan,” urainya. (Jay/bis/rit)