Bawaslu Update Pelanggaran Pemilu ke Publik

Guna memudahkan dalam pengadaan partisipatif Bawaslu Jateng melaunching Pojok Pengawasan yang ada di lobi Kantor Bawaslu Jateng. FOTO : AMBAR ADI WINARSO/JATENGPOS.CO.ID

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Tengah melaunching Pojok Pengawasan, sebuah tempat untuk menyediakan informasi terkait perkembangan pengawasan pelanggaran Pilgub dan Pilkada 2018, Pileg dan Pilpres 2019.

“Pojok Pengawasan akan dimanfaatkan semua kalangan, baik masyarakat, media atau siapa pun yang ingin mengupdate informasi terkait pengawasan pemilihan, termasuk progres pengawalan pelaporan sampai selesai,” kata Fajar Subhi, Ketua Bawaslu Jateng, usai melaunching, Kamis (23/11) sore.

Berada di lobi Kantor Bawaslu, ruangan tersebut dilengkapi dengan akses komputer, meja, kursi, serta berbagai informasi yang mudah diakses masyarakat.

“Data disini akan tersajikan real time, masyarakat juga akan berperan secara partisipatif terhadap potensi pelanggaran dalam pemilihan, Pojok Pengawasan juga bisa dimanfaatkan sebagai ruang diskusi dan pertemuan,” katanya.

Sementara, Ketua Bawaslu RI, Abhan SH menyatakan, melalui Pojok Pengawasan semua akan mudah terpantau oleh masyarakat pelanggaran apa yang ada di Jateng. Baik saat tahapan pemilihan maupun pada saat pemilihan.

“Kita juga secara bersamaan melaunching di 34 propinsi. Harapannya bersama masyarakat akan tumbuh pengawasan partisipatif sehingga proses demokrasi berjalan dengan baik dan kita mampu menjadi perawat demokrasi di Indonesia,” katanya.

Dia berharap, Pojok Pengawasan tidak hanya sebatas acara seremonial saja tapi akan berkelanjutan dengan update kegiatan data pengawasan, harapannya akan terintegrasi di kabupaten kota dengan Bawaslu di propinsi.

“Karena di Jateng ini lumayan berat, ada PilgubĀ  dan Pilkada di 2018, nanti juga Pileg dan Pilpres 2019. Fungsi pengawaan Bawaslu harus berjalan efektif bersama masyarakat, karena kita juga selain fungsi pengawasn juga ada fungsi kurasi peradilan terhadap pelanggaran Pemilu,” pungkasnya. (aam/muz)