Baznas Sukoharjo Salurkan 5.010 Paket Sembako Untuk PKL Terdampak PPKM

8
Bupati Sukoharjo menyerahkan bansos dari BAZNAS melalui camat.

JATENGPOS.CO.ID, SUKOHARJO – Pemkab Sukoharjo dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), merealisasikan bantuan paket sembako untuk Pedagang Kaki Lima (PKL), yang dinilai satu kelompok paling terdampak pada PPKM darurat.

Bantuan sembako sebanyak 5.010 paket didistribusikan melalui kecamatan, sesuai data yang tercatat dan dipertanggungjawabkan. Penyerahan bantuan paket sembako dari Baznas tersebut secara simbolis pada camat dilakukan Bupati Sukoharjo, Hj Etik Suryani SE MM bersama Wakil Bupati, Drs H Agus Santosa dan Ketua Baznas, Sardiyono, di loby kantor bupati Sukoharjo, Jumat (23/7/2021).

Bupati menyampaikan, total bantuan paket sembako untuk PKL dari Baznas sebanyak 5.010 paket. Penyaluran paket sembako untuk PKL dilakukan melalui kecamatan karena PKL tersebar di 12 kecamatan dimana data PKL sendiri sekitar 2.600 PKL. “Nantinya data PKL juga disinkronkan dengan data PKL Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM,” jelas Bupati.

Lebih lanjut menurut Bupati, semua di Kabupaten Sukoharjo terdampak pandemi corona bisa menerima bantuan paket sembako dari Baznas tersebut. Selain paket sembako untuk PKL, Bupati juga menyerahkan APD dan alat cuci tangan ke camat. Total ada 200 APD dan 150 unit alat cuci tangan yang diserahkan.

“Selain paket sembako dari Baznas ini, nantinya masih ada 2.500 paket sembako yang disalurkan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan penyalurannya dilakukan secara berkala. Insya Allah pemerintah daerah akan menyalurkan bantuan yang luar biasa pada masyarakat, belum lagi bantuan yang dari pusat,” kata Bupati.

Saat ini, bantuan dari pusat, yakni Bantuan Sosial Tunai (BST) bulan Mei dan Juni juga mulai dicairkan untuk 50.802 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Setiap KPM akan mendapat Rp300 ribu per bulan. Bupati juga mengatakan, Pemkab membuat Gerakan ASN Peduli dimana setiap ASN membantu sembako senilai Rp200 ribu dan akan direalisasikan pada 26-27 Juli ini.

Untuk paket sembako dari ASN Peduli rencananya akan didistribusikan pada warga yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) diluar penerima PKH, BPNT maupun BST. Juga, akan didistribusikan bantuan beras 100 ton dari Bulog yang akan disalurkan pada masyarakat kurang mampu diluar penerima PKH, BPNT dan BST.

Wakil Bupati Sukoharjo, Drs H Agus Santosa menambahkan, penerima bantuan sosial dipilah, baik yang menerima bantua dari pusat maupun daerah agar tidak terjadi tumpang tindih. Sehingga, bantuan sosial yang diberikan bisa merata.

Wabup juga mengatakan, selain BST, bantuan dari pusat yang cair bulan Juli ini adalah Program Keluarga Harapan (PKH) bulan Juli, Agustus dan bulan September 2021. Untuk PKH sendiri terdapat 30.290 KPM dimana dari jumlah tersebut sudah diralisasikan pada 8.399 KPM.

“Bantuan dari APBN selanjutnya adalah Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang penyalurannya melalui e-waroeng. Jumlah penerima BPNT sebanyak 55.279 KPM dan akan direalisasikan tanggal 27-29 Juli mendatang,” pungkas Agus. (dea)