BBPMP Jateng Workshop Pemanfaatan TIK melalui PMM untuk Komunitas Belajar

SEMANGAT: Para peserta semangat mengikuti workshop pemanfaatan TIK melalui PMM untuk komunitas belajar. Foto: ist for jatengpos

JATENGPOS.CO.ID, SOLO – Guna akselerasi implementasi Kurikulum Merdeka(IKM), Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan(BBPMP) Jawa Tengah baru-baru ini menggelar workshop.

Workshop bertajuk Pemanfaatan TIK untuk implementasi Kurikulum Merdeka melalui PMM bagi Komunitas Belajar, diadakan di Syariah Hotel,Solo. Kegiatan yang berlangsung sejak Rabu hingga Jumat(21-23/9) diikuti komunitas SMP dan SMA.

Workshop digelar dalam beberapa angkatan yang diikuti 841 peserta dan 41 narasumber. Untuk kegiatan di Solo, diikuti oleh Mapel IPS dan PAI untuk jenjang SMP. Sedangkan untuk jenjang SMA diikuti oleh peserta mapel B Inggris, B Indonesia, dan Matematika.

Hadir pada acara tersebut unsur pimpinan BBPMP Jateng, para widyaprada dan kapten/kokapten serta Duta Rumah Belajar.

Dr. Tartib Supriyadi, S.IP., M.Pd., selaku koordinator jabatan fungsional BBPMP menyatkan kegiatan tersebut sebgaia ikhtiar untuk akselerasi pemamfaatan PMM untuk IKM.

“Sebarluaskan pemanfaatan Platfom Merdeka Mengajar di Komunitas Belajar di daerah masing-masing melalaui MGMP Bidang Studi dan Terus Bergerak Sukseskan Pemanfaatan PMM agar seluruh guru dapat Mengajar dengan baik dan benar sehingga pemanfaatan PMM bisa sukses di Provinsi Jawa Tengah dalam mencapai penguatan profil pelajar Pancasila,”ujarnya.

Sementara itu, Kapten Belajar.id Jateng, Fakhrudin Sujarwo berharap tindak lanjut dari kegiatan ini adalah peserta mendiseminasikan ilmu yang didapat kepada rekan-rekan di komunitas belajar (KKG/MGMP).

“Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan progress aktivitas akun belajar.id dan PMM di Provinsi Jawa Tengah,”terangnya kepada Jateng Pos.

Fokus workshop terkait dengan overview IKM, kebijakan kemendikbudristek,pelatihan mandiri, perangkat ajar, video karya,asesmen murid, dan rencana tindak lanjut kegiatan.

Kegiatan BBPMP Jateng yang melibatkan Komunitas KPDP tersebut, sangat menarik perhatian peserta. Selama proses workshop yang dibagi menjadi 4 kelas, peserta terlibat aktif dalam proses termasuk melengkapi lembar kerja. (*/tkj/jan)