Berebut 16 Besar

Belanda vs Ekuador Jumat (25/11/2022) pukul 23:00 WIB Live SCTV, Vidio.com, Moji TV, Nex Parabola

Steven Bergwijn

JATENGPOS.CO.ID,  AR RAYYAN – Grup A Piala Dunia 2022 siap-siap kembali untuk matchday kedua antara Belanda kontra Ekuador di International Khalifa Stadium, Jumat (25/11/2022) malam pukul 23:00 WIB, disiarkan langsung SCTV, streaming Vidio.com, Moji TV dan Nex Parabola. Belanda dan Ekuador masih memimpin perolehan poin di klasemen sementara.

Belanda versus Ekuador masih menunjukkan superioritas De Oranje. Dari 2 bentrok termutakhir, Belanda menang 1 kali dan imbang 1 kali. Belanda dan Ekuador kompak memperoleh hasil positif di partai pembuka. Tiga angka digondol Ekuador saat menundukkan tuan rumah Qatar (2-0).

Sementara itu, De Oranje sukses menyegel poin penuh setelah mengatasi perlawanan Senegal, juga dengan selisih 2 gol. Start apik dengan 3 poin itu membuat Belanda dan Ekuador mengisi 2 posisi teratas klasemen Piala Dunia 2022 Grup A.

Namun demikian, kedua kesebelasan harus saling sikut di Stadion International Khalifa. Sebab laga ini bakal menentukan keberhasilan mereka lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2022.

Usai menang di laga perdana Piala Dunia 2022, misi Belanda tentu mengamankan tiket ke fase gugur. De Oranje sesungguhnya punya riwayat bagus karena selalu lolos ke babak 16 besar sejak Piala Dunia 1990. Namun, upaya mengulangi prestasi ini mendapat tantangan dari Ekuador.

Dalam klasemen Grup A, Ekuador dan Belanda sama-sama mengumpulkan 3 poin dan sama-sama pula meraih selisih 2 gol dari keemnangan 2-0. Posisi tertinggi Grup A pada matchday 2 akan dipengaruhi dari bentrok Oranje kontra La Tricolor ini.

Kemenangan bakal membuka jalan salah satu tim ke babak 16 besar. Namun, jika Belanda dan Ekuador hanya bermain seri, persaingan akan kian sengit. Matchday ke-3 Grup A akan sangat krusial menentukan siapa yang keluar sebagai juara Grup A, dan siapa pula yang berpotensi tersingkir.

Sebelum berjumpa di Piala Dunia 2022, Belanda dan Ekuador sudah 2 kali bersua di ajang friendly match. Laga pertama terjadi pada 1 Maret 2006. Di bawah besutan Marco van Basten, Belanda menang 1-0 berkat gol tunggal Dirk Kuyt pada menit ke-48.

Ekuador baru bisa memperlihatkan perlawanannya ke Belanda 8 tahun kemudian, tepatnya 18 Mei 2014. La Tri berhasil mengejutkan De Oranje lewat gol cepat Jefferson Montero (9’). Namun, Robin van Persie akhirnya mengubah kedudukan kembali setara bagi Belanda (37’).

Belanda yang kala itu ditukangi Louis van Gaal menyelesaikan pertandingan kontra Ekuador dengan skor 1-1. Kini, Van Gaal kembali memimpin Belanda untuk meladeni Ekuador. Meski pernah berhadapan, La Tri tentu bukanlah tim yang sama, seperti saat periode pertama Van Gaal melatih De Oranje (2012-2014).

Ekuador membawa 26 pemain terbaiknya ke Qatar. Salah satu yang saat ini menjadi sorotan adalah Enner Valencia. Striker milik Fenerbahce itu tampil gemilang kala timnya menaklukkan Qatar. Valencia membuktikan kualitasnya dengan mengukir brace dalam kemenangan tersebut.

Keberadaan Valencia merupakan aset berharga bagi lini depan Ekuador. Laman Whoscored menyebut bahwa sang kapten tim itu dibekali keunggulan dalam 5 aspek: dribbling, finishing, key passes, passing, dan defensive contribution.

Kapasitas yang dimiliki Valencia menjadikannya sebagai striker komplet, baik saat menyerang maupun bertahan. Kehadiran Valencia dapat mengundang kewaspadaan bagi pertahanan Belanda.

Di sisi lain, Belanda bukan tanpa perubahan. Sejak periode kedua Van Gaal melatih Belanda, De Oranje menikmati 16 pertandingan tanpa terkalahkan. Salah satu hasil yang kentara adalah kembalinya Belanda ke hajatan Piala Dunia. Capaian itu membayar kegagalan De Oranje yang sempat tidak lolos ke Piala Dunia edisi 2018.

Berdasarkan skor head to head, Belanda pernah menaklukkan Ekuador 1 kali dari 2 pertemuan termutakhir. Sementara itu, laga lainnya berakhir dengan skor imbang.

Keunggulan De Oranje juga dapat dilihat dari 5 laga terakhir yang dijalani. Pasukan Louis van Gaal 4 kali menang dan 1 kali imbang. Adapun Ekuador meraih 3 kali hasil seri dan hanya 2 kali memperoleh kemenangan.

Memphis Depay dan Marten De Roon menjadi pemain Belanda yang diragukan tampil. Meski keduanya sempat masuk dari bangku cadangan ketika De Oranje mengalahkan Senegal, Van Gaal tampaknya bakal mengistirahatkan mereka daripada menanggung risiko.

Enner Valencia

Di kubu seberang, Enner Valencia justru belum dapat dipastikan tampil. Pahlawan kemenangan Ekuador atas Qatar itu sempat mengalami cedera jelang laga berakhir. Jika kondisinya tetap fit, Valencia akan diandalkan di sektor depan. Apabila tak memungkinkan, Michael Estrada bakal menjadi opsi alternatif.

Diprediksi laga berjalan sengit mengingat kedua tim akan saling berlomba menendang satu sama lain dari peringkat atas klasemen. Apalagi, dengan situasi Belanda dan Ekuador yang sama kuat saat ini, kemenangan di laga keduanya dipastikan akan membuka peluang lolos ke 16 besar lebih awal.

Steven Bergwijn salah satu pemain yang diandalkan Louis van Gaal di pertandingan Belanda versus Ekuador di matchday kedua Grup A Piala Dunia 2022. Ia bisa bekerja sama dengan Vincent Jansenn untuk membongkar pertahanan lawan dan menciptakan gol sebanyak mungkin untuk tim.

Bukan tidak mungkin, kali ini ia akan menyusul dua rekannya yakni Cody Gakpo dan Davy Klaassen di daftar pencetak skor untuk Timnas Belanda di Piala Dunia 2022.

Anak-anak asuh Louis van Gaal harus mewaspadai sosok Enner Valencia, yang menjadi pahlawan Ekuador di pertandingan melawan Qatar. Tidak tanggung-tanggung, ia langsung memborong dua gol ke gawang Saad Al Sheeb dan memastikan tiga poin untuk timnya.

Mengingat pertandingan pertama Belanda melawan Senegal, lawan pertama Belanda sudah berhasil dikalahkan dengan skor 2-0. Dengan demikian, kemungkinan Prediksi Belanda Vs Ekuador akan dimenangkan oleh Belanda memiliki peluang yang cukup besar.

Senegal yang dianggap lawan terberat saja berhasil dikalahkan oleh timnas Belanda ini. Sejak kembalinya Van Gaal, timnas Belanda bisa dibilang berhasil. Van Gaal mampu membawa dan me-manajemen tim dengan sangat baik. Yang mana beberapa tahun terakhir, performa Belanda menurun.

Ekuador telah memastikan bahwa timnas mereka akan sangat sulit ditembus secara pertahanan, dibawah pimpinan Gustavo Alfaro.

Ekuador sudah berhasil menjaga enam clean sheet berturut-turut. Pemain terbaik mereka, diprediksi akan menggagalkan lawannya yaitu Belanda. Dengan taruhan dibawah 3,5 gol bukanlah hal yang mustahil.

Gustavo Alfaro yang mana pernah bekerja sebagai manajer sepak bola Argentina, telah bekerja keras membawa keberhasilan Ekuador sampai titik ini. Beliau berhasil meraih hasil imbang melawan Brazil dan negara asalnya pada 2022.

Gustavo Alfaro juga yakin akan mampu menyusun strategi dan tim nya agar dapat mengalahkan Belanda.

Kondisi Memphis Depay yang semakin membaik memberikan harapan Belanda untuk menang lebih unggul dari Ekuador. Van Gaal perlahan membawa dan memantau Memphis agar mendapatkan waktu lebih lama di lapangan setelah pertandingan singkatnya melawan Senegal.

Denzel Dumfries juga sudah cukup sehat dan fit untuk dapat bergabung di tim nya pada pertandingan ini. Denzel akan kembali bermain sebagai bek sayap kanan.

Sementara itu, fans Ekuador dibuat khawatir oleh Enner Valencia. Yang mana Enner dipaksa harus keluar pertandingan pada menit ke-75 setelah mencetak gol melawan Qatar karena kaki nya terkilir.

Tetapi setelahnya, Gustavo meyakinkan para fans bahwa Enner baik-baik saja. Beliau menegaskan tidak ada keraguan bahwa kaptennya akan tetap bermain melawan Belanda. Walaupun kaki nya yang terkilir belum sepenuhnya pulih. (ito/riz)

Prediksi Pemain

Belanda (3-4-1-2) : Andries Noppert; Nathan Aké, Virgil van Dijk, Matthijs De Ligt; Denzel Dumfries, Frenkie De Jong, Steven Berghuis, Daley Blind; Cody Gakpo; Davy Klaassen; Steven Bergwijn. Pelatih : Louis van Gaal.

Ekuador (4-4-2) : Hernán Galíndez; Felix Torres, Ángelo Preciado, Piero Hincapie, Pervis Estupinan; Gonzalo Plata, Moises Caicedo, Jhegson Méndez, Romario Ibarra; Michael Estrada, Enner Valencia. Pelatih : Gustavo Alfaro.