Beranda Ekonomi Bisnis Properti Menggeliat, Mutiara Arteri Gandeng Bank Permata

Bisnis Properti Menggeliat, Mutiara Arteri Gandeng Bank Permata

12
KERJASAMA- Jajaran manajemen Mutiara Arteri dan Bank Permata Semarang foto bersama usai penandatanganan kerja sama. FOTO : IST/ANING KARINDRA/JATENG POS

JATENGPOS.CO.ID,  SEMARANG – Bisnis properti di Kota Semarang mulai bergairah. Pandemi Covid-19 yang belum juga usai tak menyurutkan pelaku usaha di bidang perumahan ini untuk tetap melakukan ekspansi. Salah satu properti yang kini diminati adalah hunian menengah dan menengah ke atas. Lokasi juga menjadi salah satu pertimbangan konsumen di segmen ini untuk membeli rumah.

Manager Markerting Mutiara Arteri Regency Hendarta mengungkapkan, meski pandemi Covid-19 masih belum reda tetapi minat masyarakat untuk membeli rumah masih cukup tinggi. Hal ini setidaknya terlihat dari progres penjualan di perumahan yang berlokasi di Gajah Raya, Kota Semarang ini.

Sampai saat ini, dari total rumah yang akan dibangun sebanyak 260 unit, sudah terjual 150 unit.

”Konsumen awalnya wait and see, tetapi dalam beberapa bulan terakhir sudah memutuskan untuk membeli rumah. Selain kualitas bangunan, lokasi yang dekat dengan tengah kota menjadi bahan pertimbangan tersendiri,” ungkapnya di sela-sela penandatanganan kerja sama KPR dengan Bank Permata Semarang, Rabu 9 Juni 2021.

Dia memprediksi, tren mulai membaiknya bisnis properti ini akan terus berlangsung mengingat rumah menjadi kebutuhan yang utama untuk dipenuhi. Sebab, jika menunggu pandemi reda, harga rumah juga semakin naik.

”Untuk itu, kami rasa saat inilah tepat untuk membeli properti baik untuk dipakai sendiri atau investasi,” jelasnya.

Ia memaparkan perumahan Mutiara Arteri yang dibangun sejak awal tahun lalu dibangun diatas lahan seluas 15,7 hektare. Di kawasan yang dekat dengan Masjid Agung Jawa Tengah ini, selain dibangun 260 rumah hunian juga terdapat 80 Ruko.

”Harga yang kami tawarkan mulai Rp 600 juta sampai Rp 1,5 miliar,” jelasnya. Adapun tipe rumah yang dibangun mulai tipe 90/45 sampai 120/105. Untuk ruko 100/136.

Sementara itu, terkait kerja sama dengan Bank Permata, ia mengemukakan untuk memberi kemudahan konsumen dalam memiliki rumah. Bahkan uang muka bisa dimulai dari 10 persen dan jangka waktu kredit pemilikan rumah hingga 30 tahun.

Vice President Head Sales Business Alliance & Customer Management Region Jawa Tengah, Trisilawati mengatakan sangat mengaprasiasi kerja sama dengan pengembang Mutiara Arteri ini. Terlebih Bank Permata memiliki produk pembiayaan KPR khusus milenial melalui Permata ME KPR.

”PermataME memberikan kemudahan generasi muda dalam memiliki properti impian dengan tenor panjang sampai dengan 30 tahun dan bebas angsuran pokok selama 12 bulan pertama,” jelasnya.

Ia menjelaskan program ini memang diperuntukkan bagi kaum muda produktif yang berada di umur 21-35 tahun. ”Limit pinjaman bisa sampai Rp 5 miliar,” jelasnya.(aln)