Bos Wong Solo Rambah Bisnis Gedung Pertemuan dan Katering

Perhelatan pernikahan perdana yang digelar di Thayyiba Hall yang dihadiri owner Wong Solo Puspo Wardoyo. Jateng Pos/Ade Ujianingsih

JATENGPOS.CO.ID, SUKOHARJO – Terus berinovasi dalam pengembangan bisnis, itu yang ditempuh bos kuliner Puspo Wardoyo. Kali ini pengusaha sukses yang suka berderma ini mengembangkan bisnis gedung pertemuan dan katering.

Dilaunching dengan nama Thayyiba Hall dan Katering, menempati lokasi di jalan raya Ahmad Yani, Pabelan, Kartasura, Sukoharjo. Tempat yang sama dengan Rumah Makan Ayam Bakar Wong Solo di lantai 2.

Thayyiba Hall dan Katering Thayyiba mulai dilaunching, Minggu (10/11) malam kemarin, ditandai dengan perhelatan pesta pernikahan perdana Billy dan Kiki, keponakannya sendiri.

“Bisnis ini tidak jauh dari bisnis sebelumnya, yakni gedung pertemuan dan katering. Lokasinya juga sama. Ini bentuk kerativitas pengembangan bisnis saja,” ungkap Puspo Wardoyo, pawa awak media, Minggu (10/11) malam.

Dijelaskan Puspo, ada sejumlah keistimewaan atau yang membedakan hall miliknya dengan tempat lain. Selain menyajikan menu makanan halal dan beragam dengan rasa dan harga bersaing, juga menghadirkan suasana yang berbeda.

Kapasitas gedung 500 orang untuk duduk dan 1.500 untuk standing party, perlengkapan lengkap beserta dekorasi dan sound. Untuk sangat bersahabat, mulai Rp 5 juta bisa mendapatkan fasilitas lain seperti ruang VIP untuk ijab, ruang rias dan soundsystem.

“Saat ini trend pesta pernikahan minimalis dengan tamu terbatas, kita berikan suasana yang berbeda. Di antai dua otomatis sirkulasi udara bagus dan nyaman,” imbuhnya.

Thayyiba Hall ini gedung kedua, setelah Thayyiba Hall di Medan yang kapasitasnya lebih besar. Mungkin akan diperluas didirikan di kota kota lain.

Sebelumnya, Puspo Wardoyo santer disebut-sebut akan meramaikan Pemilihan Wali Kota (Pilwakot) Surakarta, namun saat ditemui ia malah asyik berbicara bisnis barunya tersebut.

“Bicara bisnis dulu, saya senang menularkan ilmu bisnis pada orang laon, mengajak mereka untuk menjadi wirausaha yang baik dan sukses.” Tandas Puspo yang asli wong Laweyan, Solo.
Salah satu ilmu bisnis yang menjadi kunci suksesnya, selain tekun adalah ilmu bersedekah. (dea/bis)