BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Dorong RS Jalankan Komitmen Janji Layanan JKN

KOMITMEN LAYANAN JKN: BPJS Kesehatan Cabang Ungaran saat melakukan kunjungan di RSU Darul Istiqomah (RSDI) Kendal, pada Kamis (10/8/2023). FOTO:IST/JATENGPOS

KENDAL. JATENGPOS.CO.ID- BPJS Kesehatan Cabang Ungaran melakukan kunjungan ke RSU Darul Istiqomah (RSDI) Kendal, pada Kamis (10/8/2023) untuk mendorong pelaksanakan Janji Layanan JKN. Di antara komitmen Janji Layanan JKN adalah peningkatan kualitas mutu layanan, di mana rumah sakit (RS) dapat memberikan edukasi kepada peserta JKN untuk memanfaatkan Aplikasi Mobile JKN Khususnya adalah untuk pemanfaatan antrean online, KIS digital, dan tidak meminta fotokopi Kartu JKN atau Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Keluarga (KK) sebagai syarat pendaftaran layanan.

Dalam kunjungannya di RSDI, Kepala Cabang Ungaran, Abdul Azis meminta kepada pihak RS untuk terus meningkatkan dan memberikan layanan yang mudah, cepat dan setara. “Sesuai dengan Janji Layanan JKN yang sudah diikrarkan oleh faskes mitra BPJS Kesehatan saya harap rumah sakit dapat memberikan pelayanan yang mudah, cepat dan setara, tidak ada diskriminasi dan penarikan iuran biaya di luar ketentuan serta pembatasan hari rawat inap,” kata Azis.

Dia juga meminta pihak rumah sakit untuk memastikan ketersedian obat dan jadwal praktek dokter dengan baik. Selain itu ia juga meminta kepada piha rumah sakit untuk lebih optimal memberikan edukasi kepada peserta dalam penggunaan Aplikasi Mobile JKN, terutama dalam memanfaatkan fitur antrean online.

Pada kunjungannya di RSDI masih terlihat begitu penuhnya ruang tunggu antrean, baik di ruang tunggu pendaftaran maupun di poli. Hal ini membuktikan bahwa belum optimalnya pemanfaatan antrean online yang belum dilakukan peserta di RSDI. Oleh sebab Azis meminta kepada pihak rumah sakit agar tidak segan membantu melakukan pendaftaran dengan menggunakan fitur antrean online kepada peserta, khususnya kepada peserta kronis yang melakukan kontrol rutin.

“Untuk meningkatkan penggunaan fitur antrean online di RSDI, mungkin dari rumah sakit bisa membantu melakukan pendaftaran antrean online pada Aplikasi Mobile JKN terutama puntuk peserta yang setiap bulannya rutin melakukan control disini. Selain untuk mengurangi antrean baik di pendaftaran ataupun di poli, hal ini dapat memberikan pelayanan yang baik kepada peserta dan mereka ketika berobat disini bisa nyaman,” ujar Azis.

Direktur RSDI, Rokhmat yang ikut mendampingi kunjungan BPJS Kesehatan Cabang Ungaran di RSDI, berupaya akan terus melaksanakan komitmen-komitmen yang harus dipenuhi oleh rumah sakit. Selain itu pihaknya akan memberikan pelayanan yang baik kepada seluruh peserta. Terkait dengan pemanfaatan antrean online di RSDI dirinya bersama dengan staf dan jajarannya akan menindaklanjutinya dengan lebih optimal memberikan edukasi kepada para peserta.

“Untuk meningkatkan pemanfaatan antrean online kepada peserta selain memberikan edukasi tentang Aplikasi Mobile JKN, kami juga sedang membenahi sistem pendaftaran secara online di rumah sakit kami. Saat ini kendalanya adalah belum terintegrasinya sistem pendaftaran antrean online pada Aplikasi Mobile JKN dengan sistem pendaftaran secara online di website rumah sakit,” ungkap Rokhmat.

Pada kesempatan tersebut dirinya akan mengusahakan untuk implementasi pengintegrasian antara pendaftaran antrean online di Aplikasi Mobile JKN dengan pendaftaran pasien melalui website akan berjalan pada bulan Agustus ini. Rokhmat juga meminta dukungan dan arahan kepada pihak BPJS Kesehatan atas rencana implementasi tersebut.

Apabila pada pelaksanaannya terdapat kendala ia juga meminta bantuan dalam penyelesaian masalah-masalah yang timbul, sehingga apa yang sudah direncanakan oleh RSDI dalam memenuhi komitmen Janji Layanan JKN dapat berjalan dengan lancar dan tanpa hambatan, serta peserta dapat mendapatkan pelayanan yang baik dan merasa puas dengan pelayanan yang diberikan. (adv/muz)