BPPW Jateng Luruskan Kabar Bangunan Pasar Kreatif Lasem yang Roboh

*Hanya Dibagian Kanopi Saja

- BPPW JATENG- Kepala BPPW Jawa Tengah Kuswara (kiri), dan Kepala Satuan Kerja Pelaksana Prasarana Permukiman Wilayah I BPPW Jateng, Anggoro Putro (kanan), saat memberikan keterangan kepada awak media Jumat (6/10/2023). FOTO : ANING KARINDRA/JATENG POS

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Balai Prasarana Permukiman Wilayah Jawa Tengah meluruskan adanya kabar yang menyebut bahwa bangunan pasar Kreatif Lasem telah roboh pada Rabu (4/10/2023).

Kepala BPPW Jawa Tengah, Kuswara mengatakan, bangunan yang mengalami kerusakan bukan keseluruhan pasar yang ambruk, melainkan hanya sebagian kecil saja yakni pada kanopi atau tritisan di bagian kios pedagang basah di timur Alun-Alun Lasem.

Dugaan robohnya kanopi dikarenakan beban dari atap yang berat dari genteng keramik, kemudian usia bangunan, serta kemungkinan cantolan dari kanopi ke dinding yang renggang perlahan hingga akhirnya roboh.

“Penyebabnya bisa saja faktor usia yang sudah satu tahun dan beban meskipun tidak ada angin dan hujan saat kejadian, bisa juga mungkin cantolan kanopi ke dinding yang melonggar,” kata Kuswara, Jumat (6/10/2023).

Dikatakan, pihaknya telah datang langsung ke lokasi pasar untuk melakukan pemantauan dan pengecekan terkait kondisi di lapangan pada hari yang sama pada pukul 13.00 WIB.

BPPW Jawa Tengah, lanjutnya, telah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait antara lain kontraktor pelaksana, Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Rembang, Polres Rembang, Polsek Lasem, Koramil Lasem, Satpol PP, Kades Sumbergirang dan Ketua Paguyuban Pasar Kreatif.

Disebutkan, perbaikan akan segera dilaksanakan setelah memperoleh izin dari pihak kepolisian dan bersamaan dengan itu Balai PPW Jateng akan melakukan pengecekan struktur kanopi atau tritisan pada bagian bangunan lainnya yang ada di Pasar Kreatif Lasem secara menyeluruh.

“Berdasarkan hasil koordinasi yang sudah dilaksanakan antara Balai PPW Jateng dengan kontraktor pelaksana bahwa kontraktor pelaksana berkomitmen untuk melakukan perbaikan walaupun telah melewati jangka waktu masa pemeliharaan yakni Maret 2023,” ujarnya.

Dijelaskan, pengerjaan perbaikan akan dimulai pada Sabtu 6 Oktober 2023 yang diperkirakan akan selesai kurang dari satu minggu.

“Kami akan mengganti dari konstruksinya dan penutup atap yang lebih ringan dari metal sehingga beban tidak terlalu berat,” jelasnya.

Menurutnya, BPPW Jateng akan terus melakukan pemantauan bangunan pasar agar dalam kondisi yang baik dan aman. Pedagang dan pengunjung pun diajak bisa menjaga dan melaporkan jika ada bagian yang mengalami kerusakan.

“Mohon informasi jika ada tanda-tanda kerusakan, contoh dari baut yang longgar segera diinformasikan, agar diperbaiki dari Dinas atau keamanan. Pedagang dan pengunjung juga kami ajak untuk menjaga bersama,” pungkasnya.

Diketahui sebelumnya, kanopi di kios pedagang tiba-tiba roboh pada hari Rabu (4/10/2023) pagi sekitar pukul 06.29 WIB. Tidak ada korban luka dalam kejadian tersebut dan saat ini sudah dipasang garis polisi untuk pemeriksaan. Kegiatan pasar juga masih tetap beroperasi seperti biasanya.

Adapun pembangunan Pasar Kreatif Lasem ini telah selesai pada September 2022 dengan, jangka waktu pemeliharaan selama 6 bulan dan telah dilaksanakan penyerahan serah terima pekerjaan akhir pada bulan Maret 2023.

Saat ini Pasar Kreatif Lasem dalam proses serah terima aset barang milik negara dari Kementerian PUPR kepada Pemerintah Kabupaten Rembang, dimana sebelumya telah ditandatangani Berita Acara Serah terima pengelolaan sementara antara BPPW Jawa Tengah dengan Pemerintah Kabupaten Rembang No. 02/BASTPS/Cb14/2022 dan No. 050/3240/2022 tanggal 13 September 2022.(aln/bis)