Bupati Kudus Minta Korpri Kreatif

Bupati Kudus Musthofa didampingi Sekda Kudus Noor Yasin, jajaran Fokompinda, dan Ketua DPRD Kudus memberi ucapan selamat kepada PNS penerima Satyalancana Karya Satya. FOTO : BURHANUDDIN FIRDAUS/JATENGPOS.CO.ID

JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Usia 46 tahun bukan lagi usia muda. Maka Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) harus menunjukkan soliditasnya dengan baik.  Juga harus siap menghadapi persaingan di era globalisasi. Itulah pesan penting Bupati Musthofa dalam upacara HUT Korpri ke 46, Rabu (29/11) di Alun-alun Simpang 7 Kudus.

Dikatakan Musthofa, para pegawai dilingkungan Pemkab Kudus, jangan hanya melakukan rutinitas saja. Tapi harus berinovasi dan mengembangkan kreatifitasnya dengan segala fasilitas yang ada.  “Zaman berubah dengan cepat, didalamnya ada kompetisi Ndengan pihak swasta. Maka Saya berharap, para PNS kalau kerja jangan monoton,” ujar Dewan  Pembinan Korpri Kudus ini.

Musthofa berharap, setelaht idak menjabat Bupati Kudus, kedepannya tidak hanya mengantarkan para PNS sampai ke pintu gerbang. Tapi bisa sampai tuntas dan berhasil. Untuk itu, para PNS harus mampu menjaga stabilitas dan kondusifitas dilingkungan Pemkab Kudus. “Jadi, harus merubah karakter dan minset para pagawai dilingkungan Pemkab Kudus,” ujarnya.

Menurut Musthofa, para pegawai Pemkab Kudus sudah menginjak tataran profesional. Hal itu dibuktikan dengan adanya sistem dan aplikasi yang ada di Kabupaten setempat. Sudah menunjukkan adanya perubahan sistem kerja pegawai dan saling berlomba.

Sehingga apa yang menjadi kebutuhan masyarakat, seperti pelayanan publik sudah terlaksana dengan baik. Perubahan itu juga dibuktikan dengan adanya penegakan disiplin yang dilakukan dilingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Kudus.

“Tapi itu hanya bagian kecil, karena kedisiplinan sudah melekat dan menjadi tanggung jawab pegawai,” katanya. Bupati Musthofa juga memberikan ucapan selamat kepada 70 PNS yang mendapat penghargaan dari Presiden RI Joko Widodo berupa piagam Satyalancana Karya Satya.

Penyematan lencana secara simbolis diberikan disela-sela upacara kepada tiga PNS sesuai masa pengabdian. PNS dengan masa pengabdian 30 tahun, ditandai dengan lencana kuning emas. Untuk yang 20 tahun ditandai dengan lencana perak, dan yang 10 tahun lencana tembaga. Penerima lencana kuning emas sebanyak 40 orang, penerima lencana perak 20 orang, dan lencana tembaga 4 orang. (***/han)