Calon Walikota Amye Un, Orang Indonesia Pertama Terjun di Dunia Politik Australia

61
Amye Un jadi orang pertama Indonesia yang terjun ke politik di Australia.

JATENGPOS.CO.ID, DARWIN – Seorang perempuan asal Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT), maju dalam pencalonan Wali Kota Darwin Northern Territory, Australia.

Dia adalah Amye Un (60), lulusan salah satu SMK di Kota Kupang. Amye Un memilih jalur independen karena tidak ingin terikat dengan partai politik mana pun. Menurut Amye, jika terpilih menjadi wali kota, dia akan membenahi sejumlah persoalan, seperti pekerjaan yang layak, kesehatan, tempat penampungan bagi warga kulit hitam, hingga kriminal yang meresahkan warga.

Dilansir melalui sejumlah pemberitaan media setempat, Amye Un merupakan orang pertama Indonesia yang terjun ke politik di Australia.  Amye Un mengaku sudah menjadi warga negara Australia sejak tahun 1998, seusai menikah dengan pria asal Australia.

Terkait langkahnya maju sebagai calon wali kota, dia mengatakan sudah dihubungi oleh pihak Konsulat RI di Darwin. “Kemarin saya ditelepon oleh Konsulat RI di Darwin, mereka sampaikan kalau dalam sejarah, saya orang pertama berdarah indonesia yang terjun ke politik Australia,” ujarnya, Kamis (12/8/2021).

Soal hal tersebut, Amye pun merasa bangga. “Kalah atau menang, saya tidak peduli. Yang penting saya ada nama di negeri ini. Orang Indonesia pertama dalam sejarah yang bergabung di politik Australia,” ucapnya.

Alasan memilih jalur independen, karena Amye tidak ingin terikat dengan partai politik mana pun. “Kalau di partai kita tidak bisa menyampaikan aspirasi masyarakat dengan baik. Protes dari masyarakat, kalau melalui partai politik, tidak seluruhnya disampaikan ke Parlemen. Kalau independen kita bisa sampaikan apa saja yang diinginkan rakyat,” kata Amye.

Amye mengatakan, selama ini banyak aspirasi masyarakat yang tidak pernah ditanggapi pemerintah sehingga, melalui jalur independen, dia akan siap memperjuangkan.

Amye mengaku siap memenangkan pemilihan di Kota yang berbatasan laut dengan wilayah NTT itu. “Kami ada enam calon yang akan bertarung dalam pemilihan Wali Kota Darwin, dan saya satu-satunya yang maju melalui jalur independen,” kata Amye.

Menurut Amye, dia maju sebagai calon wali kota, setelah mendapat dukungan dari masyarakat setempat, khususnya kalangan ekonomi menengah ke bawah. Selain mendapat banyak dukungan dari arus bawah, Amye menyebut hal itu sebagai kesempatan. Apalagi di wilayah itu kata dia, sangat menjunjung tinggi demokrasi. (rit)