Beranda Ekonomi CARfix Kuasai Kelas A4 di Gymkhana Seri 5 Semarang

CARfix Kuasai Kelas A4 di Gymkhana Seri 5 Semarang

21
JUARA- CARfix Indonesia Team bersama Thropy Juara Auto Gymkhana seri 5 di PRPP Semarang, Sabty (5/10). FOTO : IST/ANING KARINDRA/JATENG POS
JUARA- CARfix Indonesia Team bersama Thropy Juara Auto Gymkhana seri 5 di PRPP Semarang, Sabty (5/10). FOTO : IST/ANING KARINDRA/JATENG POS

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Dominasi Peslalom CARfix Indonesia Team (CIT) di Kejurnas Auto Gymkhana 2019 Kelas A4 terus berlanjut, di seri ke 5 yang digelar di PRPP Kota Semarang, Sabtu (5/10). Pembalap CIT mencatatkan diri sebagai pembalap tercepat di Kelas A4, dimana kelas A4 adalah untuk mobil 100cc sd 1200 cc.

Kemenangan ini melanjutkan trend juara A4 dari putaran 2 yang terus berlanjut sampai putaran ke 5. Mengandalkan dua mobil untuk berlaga di ajang MLD Spot Auto Gymkhana, Kejurnas Auto Gymkhana putaran 5 di PRPP, Semarang, CARfix Indonesia Team memborong banyak piala.

Ujung tombak untuk berlaga di lintasan ada Ahmad Adib, Tori Utomo, dan Kahfi Adhiatma. Mereka menggunakan Toyota Agya 1000 cc dan Honda Brio 1300 cc.

“Hasil lomba kali ini sangat bagus. Kita cukup puas dengan semua hasilnya. Kita juga bisa bawa pulang piala cukup banyak,” sebut Ahmad Adib.

Menurut Adib, ini suatu pencapaian yang sangat baik, karena jumlah piala cukup banyak.

“Memang tidak menjadi yang terbanyak. Kita pernah sampai 13, tapi itu dengan 4 peslalom,” ucapnya.

Capaian di seri Semarang ini semakin mengukuhkan CARfix Indonesia Team ini sebagai raja di kelas A4 ini. Selain itu, Kahfi Adhiatma dan Tori Utomo juga berhasil menyodok ke 10 besar pembalap Kelas Umum.

“Di kelas umum, kami bersaing dengan mobil-mobil dengan cc yang jauh lebih besar. Namun, dengan mengendarai Honda Brio 1300cc built up, kami bisa bersaing dan masuk ke 10 besar. Ini merupakan prestasi yang cukup bagus CARfix Indonesia Team di Kelas Seeded B dan Kelas F,” ujar Kahfi Adhiatma.

Pencapaian yang sama juga dicapai Tori. Menurutnya, cuaca panas di Semarang memang cukup menguras energi, sehingga butuh konsentrasi lebih. Apalagi trek sempit di PRPP juga cukup challenging.

“Tapi syukur hasilnya masih cukup ok,” ungkap Tori.

Sigit Wahyu, selaku Division Head Marketing Communication CARfix Indonesia menambahkan, seri ke 5 ini merupakan seri yang paling berat. Faktor cuaca yang panas membuat hasil heat 1 dan 2 cukup challenging.

“Beruntung kami bisa mendapatkan hasil bagus di Final Session Malam harinya, beberapa koreksi akan kami lakukan untuk persiapan seri 6 di Bekasi,” terang Sigit.

Sementara, Gymkhana merupakan olah raga yang bisa dilakukan oleh semua pemilik mobil. Oleh karena itu, setelah seri terakhir di tasikmalaya, CARfix Indonesia Team akan melakukan coaching ke komunitas-komunitas mobil di beberapa kota, untuk mencoba berlatih cara-cara driving dengan gaya gymkhana.

“Waktu pastinya akan kami informasikan,” pungkas Sigit.(aln)