Curi Burung Murai Juara Seharga Rp 400 Juta Diringkus Polisi

Pelaku pencurian burung saat diperiksa penyidik Polres Salatiga. ( foto : ist/dekan jateng pos)

JATENGPOS.CO.ID,  SALATIGA – Kinerja Jajaran Sat Reskrim Polres Salatiga dalam mengungkap kasus kejahatan patut diacungi jempol. Kurang dari 24 jam, pelaku pencurian burung juara ( burung kontes)  berinisial DS (33) warga Pedurungan, Kota Semarang berhasil diringkus polisi.

Pelaku ditangkap saat bersembunyi di rumah kosnya di daerah Gendongan, Kecamatan Tingkir, Salatiga, Rabu (7/2/2024).

Keterangan yang dihimpun, penangkapan terhadap DS ini bermula dari laporan Danis Nyoto warga Sarirejo, Kecamatan Sidorejo, Salatiga pada Rabu lalu ke Polres Salatiga. Ia kehilangan burung jenis Murai yang biasa menjuarai lomba. Saat itu burung seharga sekira Rp 400 juta  digantang di depan rumahnya. “ Biasa saya gantang di depan rumah untuk perawatan, karena biasa menjuarai lomba di berbagai event,” katanya kepada petugas.

Setelah menggantang burung, Danis kembali masuk rumah dan tidur. Saat terbangun pukul 05.50 WIB, korban mengecek keberadaan burungnya dan ternyata sudah tidak berada di tempatnya semula. Yakin burungnya dicuri,  korban langsung melapor ke Polres Salatiga.

Menindaklanjuti laporan dari korban, petugas langsung melakukan penyelidikan di lokasi kejadian. Petugas mengumpulkan alat bukti. Berdasarkan rekaman CCTV yang didapat, petugas bisa mengidentifikasi pelaku yang terekam mengendarai mobil warna putih jenis Honda Brio. “ Dari hasil rekaman CCTV, pelaku naik mobil dan mengambil burung yang digantang,” jelas AKP M. Arifin Suryani., S.Sos., MH kepada wartawan, Rabu (21/2/2024).

Dari hasil penyelidikan terhadap pelaku yang ada rekaman CCTV, petugas mengidentifikasi sebagai DS yang selama ini kos di Gendongan, Salatiga. Malam harinya sekitar pukul 23.45, beberapa petugas Satreskrim Polres Salatiga mendatangi kos pelaku dan meringkusnya serta mengamankan barang bukti burung beserta sangkarnya yang masih disimpan.

Kapolres Salatiga AKBP  Aryuni Novitasari, M.Psi., M.Si., Psi. melalui Kasi Humas Iptu Henri Widyoriani, SH mengatakan, saat ini pelaku masih menjalani proses penyidikan, sedangkan barang bukti yang berhasil disita dalam kejadian tersebut yaitu sebuah mobil Brio warna putih, sangkar burung dan perlengkapannya.

“ Untuk burung sementara dititipkan ke pemiliknya, nanti saat penyerahan barang bukti dan tersangka ke kejaksaan dan saat persidangan, burung yang menjadi obyek pencurian tersebut akan dihadirkan. Tersangka dijerat pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara,” jelasnya. (deb)