Beranda Semarang Demokrat Semarang Pastikan Yang Ikut KLB Abal-abal

Demokrat Semarang Pastikan Yang Ikut KLB Abal-abal

Minta Ridwan Kamil Gabung Resmi Jangan KLB

16
Liluk

JATENGPOS.CO.ID,  SEMARANG – Ketua Dewan Pimpin Cabang (DPC) Partai Demkorat Semarang, Wahyu Winarto menanggapi dorongan pendiri Partai Demokrat yang mencantumkan Gubernur Jawa Barat Ridwal Kamil sebagai calon ketua umum Partai Demokrat versi KLB.

Wahyu menilai tidak mungkin Ridwan Kamil bisa dibujuk lewat cara KLB. Gubernur Jawa Barat tersebut kalau pun bergabung ke Partai Demokrat akan menggunakan cara yang baik dan resmi.

Menurutnya Liluk, panggilan akrabnya, Ridwan Kamil adalah sosok yang baik sehingga akan menggunakan cara yang benar tidak melalui Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrtat yang tidak sah.

“Kalau Ridwan Kamil mau bergabung ke Partai Demokrat tentu sesuai ketentuan partai, mendaftar secara resmi,” kata Liluk di Semarang, Kamis (4/3).

Lebih lanjut Liluk ini menegaskan, DPC Partai Demokrat Kota Semarang menolak kegiatan KLB Partai Demokrat yang digagas sejumlah orang.

Ridwan Kamil

Seluruh Pimpinan Anak Cabang (PAC) tingkat kecamatan Partai Demokrat se-Kota Semarang telah menyatakan sikap setia dan solid kepada Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

“Rabu (3/3) malam 16 PAC se-Kota Semarang telah menandatangani pernyatan sikap setia kepada AHY,” tandasnya.

Liluk menambahkan bakal melawan segala tindakan baik dari dalam maupun luar partai, yang akan merebut kepemimpinan partai dari tangan putra Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) secara tidak.

Menurut Wakil Ketua DPRD Kota Semarang ini, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan para ketua DPC Partai Demokrat se- Kota Semarang yang tetap solid untuk mendukung Ketua Umum AHY.

“Bila nantinya ada ketua atau pengurus DPC Partai Demokrat yang hadir dalam ke KLB dipastian abal-abal atau palsu. Sebab 35 DPC Partai Demokrat se-Jateng solid dan setia kepada AHY,” ujarnya.

Keberadaan AHY dan SBY, sambung Liluk masih sangat dibutuhkan partai, karena keduanya telah membesarkan Partai Demokrat selama ini.

“Tanpa AHY dan SBY, Partai Demokrat bukan partai apa-apa,” tegasnya. (*/jan)