Derby Jateng Perdana

JATENGPOS.CO.ID,  SOLO – Laga bertajuk Derby Jateng siap digelar saat Persis Solo meladeni pemuncak klasemen Grup A Piala Presiden 2022 PSIS Semarang di Stadion Manahan, Selasa (21/06/2022) sore pukul 16:00 WIB, disiarkan langsung Indosiar dan streaming Vidio.com. Aroma derby selalu menarik perhatian lantaran ada pertaruhan gengsi. Selain itu, derby tersebut derby perdana.

Kubu tuan rumah harus mewaspadai sepak terjang PSIS di turnamen pramusim ini. Dari dua laga babak penyisihan, Taisei Marukawa dkk belum terkalahkan. Setelah menghempaskan Persita Tangerang 6-1 (12/6), PSIS bermain imbang 1-1 kontra Dewa United, Jumat (17/06/2022).

Sebaliknya, Persis memulai babak penyisihan dengan tertatih. Di laga perdana, Eky Taufik dkk hanya mampu bermain imbang tanpa gol, Sabtu (11/06/2022). Meladeni permainan PSIS yang cukup terorganisir, pelatih Persis Solo Jacksen F. Tiago harus segera membenahi pasukannya. Sorotan evaluasi tertuju pada pola penyerangan dan finishing.

“Kami tak akan melakukan kesalahan yang sama. Banyak hal yang perlu dibenahi, termasuk perubahan komposisi pemain inti. Jadi kami pastikan ada perubahan di laga selanjutnya,” terang Jacksen kepada radarsolo, kemarin.

Di laga pembuka Grup A Piala Presiden 2022 melawan PSS, Persis memainkan skuad terbaiknya. Komposisi yang tak jauh berbeda, ketika meladeni Persebaya Surabaya dan Bali United, dalam ekshibisi jelang turnamen.

Problem utama terletak pada skema serangan yang sering terputus di lini kedua. Termasuk belum menyatunya bomber asing Gerard Artigas dengan Syamsul Arif Munip. Jacksen berharap keduanya segera menemukan chemistry.

“Saya lihat pemain asing sudah tampil cukup maksimal. Walaupun tidak mudah menyelesaikan setiap peluang melawan PSS, yang bermain cukup bagus. Dan dalam latihan, saya akan mematangkan semuanya. Saya berharap ada perubahan besar dari sisi permainan,” lanjut Jacksen.

Selain evaluasi, tidak menutup kemungkinan Jacksen bakal menerapkan rotasi. Mengingat masih ada nama-nama kondang, yang tidak masuk daftar susunan pemain kontra PSS. Sebut saja striker Ferdinand “The Dragon” Sinaga, Irfan Jauhari, hingga Irfan Bachdim.

“Saya masih punya banyak alternatif pemain. Irfan Jauhari mungkin bisa saya siapkan. Tapi tetap, semua yang main akan saya lihat progresnya saat latihan,” tandas pelatih asal Brasil tersebut.

Sementara itu, saat ditanya terkait Derby Jateng, pelatih PSIS Semarang Sergio Aparecido Alexandre menanggapi dengan enteng. “Saya tidak mau jawab. Biar kami nikmati hasil di laga ini dulu,” ujar Sergio.

Terpisah, Ketua Panser Biru Galih Eko Putranto mengakui hadirnya Persis Solo di Liga 1 membuat atmosfer sepak bola di Jateng kembali menggeliat. Apalagi pergerakan Laskar Sambernyawa di bursa transfer cukup agresif. “Wah, pasti akan gayeng (seru) saat PSIS ketemu Persis. Jateng gayeng pokoknya,” tukasnya.

Di hadapan puluhan ribu pendukungnya di Stadion Manahan, Persis Solo siap menurunkan skuad terbaiknya menghadapi tim bertabur bintang, PSIS Semarang. Sementara di pihak PSIS, kemenangan di laga ini akan memperkokoh posisi mereka di puncak klasemen grup A.

Di lima laga terakhirnya, PSIS Semarang berhasil mengantongi dua kemenangan, 1 imbang, dan 2 kekalahan. Sementara Persis Solo maraup 2 kali menang, 1 kali imbang, dan 2 kali kalah.

Sebelumnya, Persis Solo berhasil menahan imbang PSS Sleman dengan skor akhir kaca mata. Hal ini cukup membuktikan Persis dapat bersaing dengan klub-klub yang terlebih dahulu manggung di pentas Liga 1 Indonesia.

Bagi Persis Solo menghadapi PSIS bukan perkara mudah. Sebab, mereka adalah tim kuat yang tahun ini dihuni oleh pemain bintang berkelas seperti: Fortes dan Marukawa. Belum lagi para pemain lokal yang sudah sangat mumpuni karena kerap membela merah putih.

Namun meski berstatus tim kuat di grup A, mereka masih kesulitan untuk menghadapi tim promosi. Salah satunya saat PSIS berhadapan dengan Dewa United. Laskar Mahesa Jenar tidak mampu menundukkan Dewa United yang notabene sebagai tim promosi Liga 1 musim depan. Alhasil mereka harus puas berbagai angka dengan skor akhir 2-2.

Jika melihat materi pemain tentu PSIS lebih mentereng dibanding Persis. Namun sepak bola bukan hanya berbicara mengenai materi pemain saja. Dan, Persis bisa mengandalkan pelatih yang menanganinya, Jacksen F Tiago merupakan pelatih yang berpengalaman di Indonesia, yang saat ini menangani Persis Solo.

Jelas ini merupakan sebuah ancaman bagi PSIS Semarang. Sebab, Jacksen F Tiago sudah sangat erat dengan tim-tim yang pernah dia hadapi. Jacksen F Tiago pernah mencicipi juara Liga 1 Indonesia yang dulu masih bernama Liga Super Indonesia. Waktu itu Persipura berhasil keluar sebagai jawara Liga Super Indonesia 3 tahun berturut-turut.

Atas pengalaman Jacksen F Tiago yang dimiliki, bukan tidak mungkin PSIS akan menjadi korban pertama di tangan Persis Solo.

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo dalam kesempatan Car Free day (CFD) di Jalan Slamet Riyadi bertemu dengan elemen suporter dari Persis Solo yakni Pasoepati, meminta para suporter mendukung klub yang disukainya tanpa ada insiden kekerasan.

“Jangan seperti di Bandung ya,” kata Gubernur Ganjar saat berbincang dengan Presiden Pasoepati, Maryadi Gondrong di lokasi CFD, Minggu (19/06/2022). Prediksi skor Persis Solo 0 – 1 PSIS Semarang. (bol/riz)