Desa Jepang jadi Kampung Tangguh Bersinar

DESA JEPANG: Sudut desa Jepang di Kudus Jawa Tengah. Foto:dok/jatengpos

JATENGPOS. CO. ID, KUDUS-Desa Jepang, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus ditunjuk oleh Polres Kudus, untuk dijadikan percontohan pada program Kampung Tangguh Bersinar (Bersih Narkoba).

Penyuluhan dan Pengukuhan Kampung Tangguh Bersinar tersebut di gelar di kantor balai desa setempat, baru-baru ini.

Kapolres Kudus, AKBP Dydit Dwi Susanto melalui Kasat Resnarkoba, AKP Muhammad Syaifuddin mengatakan, kegiatan ini merupakan bimbingan dan penyuluhan terhadap masyarakat, tentang hidup sehat tanpa narkoba dan upaya-upaya untuk mengatasinya.

‘’Jadi dalam penyuluhan ini, kami sampaikan terkait Undang Undang No. 35 Tahun 2009, tentang jenis narkoba, dan efek samping penyalahgunaan narkoba,’’ kata Syaifuddin.

Sambungnya, dalam kesempatan itu, juga dibier cara penanggulangan pecandu narkoba, yakni dengan cara mengajak masyarakat terutama para pemuda untuk waspada terhadap peredaran narkoba di lingkungannya.

Masih kata Syaifudin, dalam pengukuhan Kampung Tangguh Bersinar, juga memberikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), agar seluruh orang tua untuk melaksanakan pengawasan melekat terhadap anaknya.

‘’Terutama anaknya yang masih sekolah atau sudah berusia remaja, diupayakan agar terhindar dari narkoba,’’ imbuhnya.

Menurutnya, penyalahgunaan narkoba dapat merusak otak dan syaraf manusia. Untuk itu, institusi Polri khususnya di lingkungan Polres Kudus, terus mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama perangi narkoba.

‘’Mari kita berkolaborasi, bersinergi maju bersama-sama memerangi narkoba untuk mewujudkan Kampung Bersinar di Kota Kretek ini,’’ ujarnya.

Syaifudin memaparkan, kegiatan tersebut merupakan upaya yang harus berkesinambungan, demi menyelamatkan generasi penerus bangsa dari ancaman bahaya narkoba.

‘’Semoga dengan adanya kegiatan ini, akan lebih meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat. Bahwa ancaman bahaya narkoba begitu luar biasa terhadap generasi muda,’’ tegasnya.

Sementara Kepala Desa Jepang, Indarto menyampaikan setiap tahun pihaknya telah masif mengadakan kegiatan berupa sosialisasi. Setelah ditunjuk menjadi Kampung Tangguh Bersinar, sosialisasi tentang kesehatan, utamanya soal narkoba akan dimasifkan.

‘’Harapan besar kami, adalah Ikhtiar narkoba tidak masuk dan merusak para generasi muda yang di Jepang,’’ tutupnya. (han/rit)