Diatas Dingin Memabukkan

10

JATENGPOS.CO.ID,  CIKARANG – PSIS Semarang berhasil mengalahkan Persiraja Banda Aceh dengan skor 3-1 di pekan ketiga BRI Liga 1. Kini Laskar Mahesa Jenar memuncaki klasemen sementara, meski tanpa striker asing Bruno Silva.

Seperti yang diketahui, beberapa waktu lalu Bruno mendapatkan sangki dari manajemen PSIS. Sanksi diberikan karena Bruno telah melakukan indisipliner dengan mangkir dalam latihan tim pada Selasa (14/9/2021).

Akibatnya, pemain asal Brasil dihukum dengan cara dipulangkan ke Semarang. Tak sampai di situ, Bruno juga dikenai pemotongan gaji serta skorsing satu pertandingan.

“Bruno kami beri tindakan tegas dengan hukuman dipulangkan sementara ke Semarang, mendapatkan skorsing satu hukuman pertandingan dan pemotongan gaji,” ujar CEO PSIS, Yoyok Sukawi.

“Yang bersangkutan tidak mengikuti sesi latihan pada Selasa pagi dengan tidak ada pemberitahuan apa pun ke tim pelatih atau manajemen,” sambungnya.

Karena itu, PSIS Semarang bermain tanpa Bruno ketika menghadapi Persiraja Banda Aceh, pada Sabtu (18/9/2021). Namun, ketiadaan Bruno rupanya tak membuat performa PSIS menurun. Mahesa Jenar justru meraih kemenangan telak atas Persiraja dengan skor 3-1.

Hasil tersebut mengantarkan PSIS memuncaki klasemen sementara Liga 1 2021 dengan raihan 7 poin. Lalu, dengan tren positif yang didapatkan, apakah PSIS bakal memberikan kesempatan kepada Bruno di pekan selanjutnya.

Sayang, caretaker pelatih PSIS, Imran Nahumarury tak mengeluarkan jawaban. Ia lebih memilih untuk tidak membahas Bruno Silva. “Yang pasti saya tidak mau membahas pemain yang tidak ada di tim. Saya membahas pemain yang ada saat ini,” ucap Imran seusai laga melawan Persiraja, Sabtu (18/09/2021).

Lebih lanjut, Imran menilai hilangnya satu pemain tidak akan memberikan dampak terlalu besar. Pasalnya sepak bola merupakan permainan secara tim.

“Saya pikir satu pemain tidak ada menurut saya bukan menjadi kendala. Sepak bola itu adalah team work dan itu kita tunjukan ke teman-teman bahwa PSIS itu bukan bermain secara individu tapi secara tim dan itu saya selalu sampaikan di sesi latihan,” tukas Imran.

Tambahan tiga poin membuat tim berjulukan Mahesa Jenar itu telah mengumpulkan tujuh poin sejauh ini. Tujuh poin didapatkan dari dua kemenangan dan sekali hasil imbang.

Menanggapi hal ini, CEO PSIS, Yoyok Sukawi, menyampaikan rasa syukurnya. Melalui akun Instagram pribadinya, Yoyok memberikan apresiasi kepada seluruh pemain yang telah memberikan penampilan terbaik di pertandingan terakhir melawan Persiraja.

“Alhamdulillah, disyukuri menang lagi. Yang paling bikin ayem itu semua pemain punya kontribusi, jadi makin percaya diri,” tulis Yoyok dikutip dari Instagram pribadi, Minggu (19/09/2021).

Sementara itu, Yoyok berpesan agar pemain tak cepat puas dengan posisi puncak saat ini. Menurutnya, kerja keras harus terus dilakukan. Terlebih, jalannya kompetisi masih panjang dan masih banyak laga yang harus dihadapi ke depannya.

“Hati-hati di atas itu memang dingin tapi memabukan dan banyak angin-angin jahat. Mulai sekarang harus lebih keras dan lebih fokus latihannya, perjalanan masih panjang,” tulisnya di Instagram.

Apa yang diungkapkan Yoyok memang benar adanya. Posisi puncak yang ditempati PSIS masih belum aman. Pasalnya, Bali United dan Persib Bandung menempel ketat PSIS dengan poin yang sama. (bol/riz)