Diduga Masalah Asmara, Aldo Gantung Diri

Petugas Polsek Sidorejo saat olah TKP di rumah korban di Jalan Ki Penjawi 101, Salatiga. ( foto : ist/dekan jateng pos)

JATENGPOS.CO.ID,  SALATIGA – Aldo Artamevian (20) warga Ngelalon , Walitelon, Temanggung ditemukan tewas gantung diri di kamar kos temannya di Jalan Ki Penjawi No.101, Sidorejo Lor, Salatiga, Senin (19/9) sekitar pukul 05.30.

Diduga motif bunuh diri karena asmara, karena sebelum korban ditemukan gantung diri, sempat cek-cok dengan pacarnya Puspita Sari (24) warga Tegalrejo, Salatiga.

Kapolsek Sidorejo AKP Tri Widaryanto menjelaskan, kejadian bermula pada Senin (19/9) sekira pukul. 02.15, Aldo dan pacarnya ke kos rekannya untuk meminjam motor. Namun urung, dan mereka kemudian minum-minuman tuak sampai sekitar pukul 03.00.

Sekitar  pukul 04.15, tetangga kos mendengar korban dan pacarnya cekcok. Beberapa saat kemudian pacar korban keluar kamar dan meninggalkan Aldo sendirian di kamar.

Tak lama kemudian rekan kos datang ke kamar. Namun ia kaget saat melihat Aldo gantung diri dan sudah terkulai dengan kondisi leher terikat kabel.  Kabel yang digunakan untuk gantung diri dikaikan di teralis jendela.

Saksi pun mencoba mengecek kondisi korban dengan cara menempelkan tangan ke hidung korban, siapa tahu masih bernafas. Namun ternyata sudah tidak ada tanda-tanda kehidupan.

Saksi kemudian berteriak-teriak minta tolong sehingga membangunkan para penghuni kos lainnya dan warga sekitar.  Beberapa warga langsung menghubungi petugas Polsek yang tidak jauh dari lokasi.

Tak lama kemudian petugas dari Polsek Sidorejo yang dipimpin Kapolsek AKP Tri Widaryanto dan tim medis Puskesmas Sidorejo Lor datang ke lokasi untuk memeriksa korban.

Dari hasil pemeriksaan terhadap korban, diketahui alat kelamin korban mengeluarkan sperma dan ada kotoran pada duburnya. Selain itu tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“ Tidak ada tanda-tanda kekerasan sebelumnya, jadi murni bunuh diri,” ujar Kapolsek Sidorejo. (deb)