Dorong Vaksinasi Prolanis, Pemprov Jateng Gandeng BPJS Kesehatan

16
VAKSINASI PROLANIS: Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ungaran, Abdul Azis (kemeja kuning) menghadiri kegiatan launching pemberian vaksinasi Covid-19 kepada kelompok rentan di Klinik Aura Medika Salatiga, Jumat (27/8/2021). FOTO:IST/JATENGPOS

JATENGPOS.CO.ID. SALATIGA– BPJS Kesehatan mendukung dan memastikan proses pemberian vaksinasi Covid-19 kepada kelompok rentan masyarakat lanjut usia dalam hal ini peserta JKN-KIS yang masuk dalam program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) berjalan lancar. Hal tersebut diungkapkan saat Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ungaran, Abdul Azis menghadiri kegiatan launching pemberian vaksinasi Covid-19 kepada kelompok rentan di Klinik Aura Medika Salatiga, Jumat (27/08).

“BPJS Kesehatan berkomitmen untuk menjalankan amanat yang diberikan oleh Pemerintah Indonesia dalam penanganan Covid-19, serta dalam upaya percepatan penacapaian target vaksinasi. Salah satunya adalah dukungan sumber data dalam penyusunan target vaksinasi khususnya bagi penderita penyakit kronis Diabetes Melitus (DM) dan Hipertensi (HT), dimana kedua kelompok rentan ini dikelola oleh Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan melalui program Prolanis,“ ujar Azis.

Azis menambahkan kegiatan launching ini merupakan tindak lanjut dari langkah Gubernur Jawa Tengah dalam upaya pencegahan risiko masalah kesehatan serius akibat Covid-19, khususnya bagi masyarakat rentan atau pasien DM dan HT di wilayah Jawa Tengah. Dalam kegiatan ini BPJS Kesehatan bersinergi dengan Dinas Kesehatan dan FKTP dalam menyiapkan target sasaran vaksinasi melalui data peserta Prolanis.

“Kegiatan vaksinasi untuk peserta Prolanis ini serentak dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota di wilayah Jawa Tengah. Hal ini merupakan sinergi antara BPJS Kesehatan dengan Pemerintah Kabupaten/Kota,” ucap Azis.

Peserta JKN-KIS yang tergabung dalam program Prolanis dan Program Rujuk Balik (PRB), juga menjadi salah satu prioritas program vaksinasi Covid-19 mengingat masyarakat dengan penyakit penyerta/komorbid merupakan salah satu kelompok rentan jika terinfeksi Covid-19. Hal ini sejalan dengan adanya Surat Edaran Kemenkes Nomor : HK.02.02/I/368/2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 pada Kelompok Sasaran Lansia, Komorbid dan Penyintas Covid-19, serta Sasaran Tunda bahwa keamanan dan manfaat vaksin yang diberikan jauh lebih tinggi daripada risikonya.

Pelaksanaan launching vaksinasi bagi kelompok rentan di 29 kabupaten dan kota yang ada di Provinsi Jawa Tengah ini memiliki target peserta sebesar 4.268 orang yang merupakan penderita penyakit DM dan HT. Khusus di unit kerja Cabang Ungaran, dilaksanakan di Klinik Aura Medika Salatiga dengan jumlah sasaran 79 peserta Prolanis dan Puskesmas Kendal II dengan jumlah sasaran 39 peserta Prolanis. Sebelum proses vaksinasi dilakukan, para peserta melakukan pemeriksaan GDP yang telah disediakan di tempat acara. Apabila hasilnya baik maka proses vaksinasi bisa dilanjutkan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Salatiga, Siti Zuraidah, yang ikut menghadiri kegiatan launching pelaksanaan vaksinasi bagi kelompok rentan di Klinik Aura Medika Salatiga memastikan bahwa semua peserta dalam kondisi stabil untuk menerima vaksin.

“Sejak awal prioritas percepatan vaksinasi adalah lansia dan penderita komorbid. Dikarenakan kematian covid-19 pada lansia dan penderita komorbid cukup tinggi. Harapannya dengan percepatan vaksinasi ini bisa menurunkan tingkat kematian akibat covid-19,” ungkap Zuraidah menyambut gembira program vaksinasi pada peserta prolanis. (ril/muz)