DPRD Kota Semarang Inisiasi Program Bedah Rumah

BEDAH RUMAH : Anggota Komisi I DPR RI Sugiono bersama anggota Komisi C DPRD Kota Semarang Nunung Sriyanto usai mengunjungi program bedah rumah di Kelurahan Muktiharjo Kidul Kecamatan Pedurungan.

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Anggota Komisi C DPRD Kota Semarang Nunung Sriyanto kembali menunjukan komitmen kerakyatannya. Secara khusus, Nunung Sriyanto mendorong program bedah rumah di RW I Kelurahan Muktiharjo Kidul Kecamatan Pedurungan Kota Semarang.

Tercatat ada puluhan rumah milik warga yang kurang mampu mengikuti program bedah rumah. Melalui kegiatan ini, rumah warga menjadi layak huni. Program bedah rumah ini mendapat apresiasi anggota Komisi I DPR RI Sugiono yang secara khusus meninjau program bedah rumah tersebut.

Didampingi Nunung Sriyanto, wakil ketua umum DPP Partai Gerindra itu mengunjungi satu persatu rumah yang dibedah. Tidak hanya itu saja Sugiono juga menyapa warga dan berdialog dengan pemilik rumah tersebut.

“Saya mengapresiasi Pak Nunung yang memperjuangkan bedah rumah ini sehingga rumah menjadi layak huni,” ujar Sugiono.

Dikatakan, program bedah rumah ini merupakan progam nyata yang membantu masyarakat agar kebih sehat dan sejahtera. Rumah sebelumnya yang tidak layak huni, setelah mengikuti program bedah rumah menjadi lebih baik dan layak huni sehingga bisa meningkatkan derajat kesehatan penghuninya.

Pihaknya akan terus mendorong program-program yang langsung bersentuhan dengan kesejahteraan masyarakat. Sementara itu anggota Komisi C DPRD Kota Semarang Nunung Sriyanto mengatakan kegiatan bedah rumah ini merupakan upaya membantu warga yang membutuhkan.

Dijelaskan Nunung Sriyanto, pembiayaan renovasi rumah ini ditanggung secara keroyokan. “Ini kolaborasi dari pemerintah pusat, pemerintah kota dan pemerintah provinsi Jateng, kegiatan gotong royong bersama,” ujarnya.

Skemanya juga dirancang padat karya dan gotong royong bersama warga sekitar.

“Sehingga bisa menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar dan menambah kekompakan warga,” imbuhnya. Dia mengungkapkan, program bedah rumah merupakan bagian dari upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

“Program ini jangan sekadar menyediakan rumah layak huni. Namun juga harus diperhatikan sanitasi, sirkulasi udara, dan penyediaan air bersihnya. Kami akan mengawal ini agar masyarakat tak hanya nyaman namun juga lebih sehat tinggal di rumah barunya,” tutur Nunung Sriyanto.

Wakil rakyat asal Partai Gerindra ini juga meminta agar para lurah dan camat melakukan pendataan secara seksama terhadap warga yang rumahnya tidak layak huni. Harus dipastikan mereka layak menerima bantuan agar tepat sasaran.

“Jika ada warga yang rumahnya sudah tidak layak huni, mohon segera laporkan ke kami,” katanya.

Rini salah satu warga yang mendapat bantuan mengaku senang karena dipilih mendapat bantuan program bedah rumah. “Alhamdulillah, kami sekeluarga berterima kasih sekali kepada Pak Nunung yang membantu kami,” kata Rini dengan mata berbinar. (sgt)