Beranda Sekolah Hebat Opini Guru Driil Tingkatkan Keterampilan Passing Bola Voli

Driil Tingkatkan Keterampilan Passing Bola Voli

162
Puji Prayitno, S.Pd. Guru SD Negeri 1 Kebangsari Kandangan Temanggung

Siswa SD Negeri 1 Kembangsari Kandangan sangat menyukai permainan bola voli. Permainan bola voli menjadi permainan yang favorit bagi siswa. Menurut (M. Riza Pranopik, 2017) permainan bola voli adalah permainan yang dimainkan oleh dua regu yang masing – masing  regu berjumlah enam orang, tujuan utama dalam permainan ini adalah memukul bola kebidang lapangan lawan sehingga lawan tidak bisa mengembalikan bola. Bola voli merupakan cabang olahraga permainan yang termasuk pada pendidikan jasmani di sekolah dasar. Permainan bola voli sangat bermanfaat bagi perkembangan siswa, yang diantaranya adalah bisa membentuk tubuh yang baik mencakup anatomis, fisiologis, kesehatan maupun kemampun jasmani.

Menurut (M Taufiq Hidayat, 2015) penguasaan teknik dasar permainan bola voli terdiri dari: servis, passing, smash dan block, dari berbagai macam teknik dasar tersebut yang tidak bisa diabaikan adalah passing bawah dan passing atas. Dengan melakukan passing yang baik dalam suatu permainan bola voli maka strategi bertahan dan menyerang yang diharapkan dapat dilakukan dengan sebaik – baiknya. Bahkan dengan teknik yang baik dapat menambah nilai untuk meraih kemenangan.

Menurut Suharno dalam (Budiwanto, 2004) Teknik adalah suatu proses gerakan dan pembuktian dalam praktek dengan sebaik mungkin untuk menyelesaikan tugas yang pasti dalam cabang olahraga. Dalam mempertinggi prestasi bola voli, teknik ini erat hubungannya dengan kemampuan gerak, kondisi fisik, taktik dan mental. Teknik dasar bola voli harus betul – betul dikuasai terlebih dahulu guna dapat mengembangkan mutu prestasi permainan bola voli. Penguasaan teknik dasar permainan bola voli merupakan salah satu unsur yang ikut menentukan menang atau kalahnya suatu regu di dalam suatu pertandingan di samping unsur – unsur kondisi fisik, taktik, dan mental.

Dalam hal ini pembelajaran passing bola voli dilakukan dengan pendekatan drill yaitu, pendekatan pembelajaran menggunakan memilah – milah teknik gerakan passing. Artinya pembelajaran teknik passing secara berulang – ulang. Pendekatan drill merupakan cara belajar yang lebih menekankan komponen – komponen teknik. Siswa menjadi terbiasa dalam menerima serangan lawan dalam permainan bola voli.

Berdasarkan pengertian pendekatan drill tersebut bisa disimpulkan bahwa, pendekatan drill merupakan metode pembelajaran yg menekankan pada penguasaan teknik suatu cabang olahraga yang dalam pelaksanaanya dilakukan secara berulang – ulang. Dalam hal ini pembelajaran passing dengan pendekatan konvensional dilakukan secara drilling atau latihan secara terus menerus. Mulyanto (2014:15) menyatakan, pada pendekatan drill siswa melakukan gerakan – gerakan sinkron menggunakan apa yang diinstruksikan guru dan melakukannya secara berulang – ulang. Pengulangan gerakan ini dimaksudkan agar terjadi otomatisasi gerakan. Oleh karena itu, dalam pendekatan drill perlu disusun tata urutan pembelajaran yang baik supaya siswa terlibat aktif, sehingga akan diperoleh output belajar yang optimal.

Keaktifan siswa melakukan pelajaran passing dalam bola voli sangat dituntut dalam pendekatan drill. Keaktifan sendiri dari pihak siswa adalah kunci utama dan pemantapan gerak. Kelangsungan proses latihan dalam latihan berikutnya merupakan penguasaan teknik yang ideal. Hal ini tergantung dalam inisiatif dan self-activity dari siswa itu sendiri. Sedangkan guru bertugas mengarahkan dominasi mobilitas, melakukan koreksi & penilaian setiap terjadi kesalahan teknik adalah krusial terhindar menurut pola gerakan yang keliru berdasarkan teknik yang dipelajari. Setiap aplikasi drill perlu selalu dikoreksi agar perhatian tertuju dalam kebenaran gerak dalam permainan bola voli.

Puji Prayitno, S.Pd.

Guru SD Negeri 1 Kebangsari Kandangan Temanggung