Efektifkan PJJ dengan Video Pembelajaran Buatan Guru

Ida Nurjannah, S.Pd. Guru Matematika SMP Negeri 18 Surakarta

JATENGPOS.CO.ID,  Untuk menjaga tingkat pengendalian kasus COVID-19 yang kembali meningkat di tingkat nasional dan bertepatan dengan awal tahun pelajaran 2021/2022, pemerintah memutuskan melakukan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat (PPKM Darurat). Salah satu kebijakannya melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara daring (online) dan luring (offline) dengan sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) siswa belajar dari rumah. Hal ini sesuai dengan Surat edaran Mendikbud nomor 4 tahun 2020 tentang pelaksanaan kebijakan pendidikan dalam masa darurat penyebaran Covid-19 dimana kesehatan lahir dan batin siswa, guru, kepala sekolah dan seluruh warga sekolah menjadi pertimbangan utama dalam pelaksanaan kebijakan pendidikan.

Pembelajaran jarak jauh menjadi tantangan tersendiri bagi tenaga pendidik, salah satu kendala terberat dalam pembelajaran daring adalah mengajar mata pelajaran matematika. Hal tersebut diperkuat dengan paradigma bahwa matematika
dianggap sebagai pelajaran yang sulit karena karakteristik matematika yang bersifat
abstrak, logis, sistematis, dan penuh dengan lambang serta rumus yang membingungkan. Kesulitan yang ada dalam mata pelajaran matematika menuntut kreativitas guru mata pelajaran matematika untuk mengembangkan pembelajarannya, baik dalam hal metode maupun media yang digunakan. Oleh karena itu diperlukan media pembelajaran yang tepat dalam menyampaikan materi pembelajaran matematika. Media adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dari pengirim ke penerima sehingga dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan minat serta perhatian siswa sedemikian rupa sehingga proses belajar terjadi (Sadiman, 2008:7)

Pada awal pembelajaran daring, banyak guru yang memberikan materi dengan membagikan modul atau bahan ajar berupa file kepada siswa. Selanjutnya, memberikan kesempatan kepada siswa untuk mempelajari materi pembelajaran dan mendiskusikan bagian yang belum dipahami melalui WhatsApp Group maupun Google Classroom. Permasalahan yang muncul selama penggunaan metode ini adalah siswa merasa kesulitan dalam mempelajari modul atau bahan ajar matematika secara mandiri. Dari permasalahan tersebut, muncul gagasan penggunaan video pembelajaran.

Salah satu cara pendekatan yang digunakan oleh guru matematika SMP N 18 Surakarta adalah dengan membuat video pembelajaran matematika untuk siswa kelas VIII semester 1 tahun pelajaran 2021/2022 pada materi terkait Koordinat Kartesius. Materi Koordinat Kartesius merupakan salah satu materi yang cukup mudah dipelajari oleh siswa, namun beberapa siswa masih kesulitan untuk memahami Koordinat Kartesius. Oleh karena itu untuk memahami Koordinat Kartesius secara lebih lanjut, guru matematika SMP N 18 Surakarta membuat video pembelajaran yaitu menggunakan video presentasi linier dan video tutorial yang dibuat sendiri oleh guru untuk memperjelas pembelajaran jarak jauh.

Manfaat media video menurut Andi Prastowo (2012 : 302), antara lain : a) memberikan pengalaman yang tak terduga kepada peserta didik, b) memperlihatkan secara nyata sesuatu yang pada awalnya tidak mungkin bisa dilihat, c) menganalisis perubahan dalam periode waktu tertentu, d) memberikan pengalaman kepada peserta didik untuk merasakan suatu keadaan tertentu, dan e) menampilkan presentasi studi kasus tentang kehidupan sebenarnya yang dapat memicu diskusi peserta didik.

Video pembelajaran matematika merupakan salah satu sarana guru matematika untuk menyampaikan materi kepada siswa agar siswa tidak bosan dalam pembelajaran jarak jauh. Pembelajaran jarak jauh memang menuntut guru untuk kreatif dalam berinovasi merancang dan meramu materi, memilih metode pembelajaran dan aplikasi apa yang sesuai dengan materi. Namun demikian, kesuksesan pembelajaran matematika selama masa COVID-19 ini tergantung pada kedisiplinan semua pihak. Kerjasama yang baik antara guru, siswa, orangtua siswa dan pihak sekolah menjadi faktor penentu agar pembelajaran jarak jauh khususnya mata pelajaran matematika lebih efektif dan efisien.

 

Ida Nurjannah, S.Pd.

Guru Matematika SMP Negeri 18 Surakarta