Eko Sapto Kembalikan Formulir Cabup, Gerindra Beri Pesan Begini

MENGEMBALIKAN : Eko Sapto Purnomo mengembalikan formulir pendaftaran bupati Sukoharjo dari Partai Gerindra, diterima Desk Pilkada dan Ketua DPC Partai Gerindra Sukoharjo. (ade ujianingsih/Jatengpos)

JATENGPOS.CO.ID, SUKOHARJO – Kader internal potensial Partai Gerindra Sukoharjo, Eko Sapto Purnomo, resmi mengembalikan berkas formulir pendaftaran calon bupati ke DPC Partai Gerindra Sukoharjo, Jumat (31/5/2024).

Eko Sapto diantar sejumlah pendukung tiba di Kantor DPC Partai Gerindra Sukoharjo diterima langsung oleh Desk Pilkada dan juga Ketua DPC Titik Suprapti.

“Dengan niat membangun Sukoharjo kami kembalikan formulir ini untuk menjadi calon Bupati Sukoharjo yang diajukan Partai Gerindra bersama koalisi dalam Pilkada Sukoharjo,” kata Eko Sapto Purnomo.

Keseriusan Eko Sapto maju dalam pilkada ini didasari dukungan dan aspirasi dari masyarakat. Seperti diketahui Eko Sapto bergabung selama 13 tahun di partai Gerindra.

“Visi misi bersama membuat Sukoharjo yang lebih maju dan sejahtera berkeadilan. Pembangunan harus berdasar pada Sukoharjosentris, bukan lagi golongan atau segelintir orang saja,” tegas Eko.

Selain menjadi tugas partai untuk berkoalisi dengan partai lain dalam pilkada, Eko Sapto juga mengaku sudah berkomunikasi penjajakan koalisi dengan partai lain.

“Komunikasi terus berjalan dengan sejumlah partai maupun tokoh personal, kami partai Gerindra tidak anti dengan partai manapun, sejauh saling menerima visi misi kami akan berkoalisi,” tegas Eko.

Sementara itu, Ketua DPC Partai Gerindra Sukoharjo, Titik Suprapti mengatakan tanggal 31 Mei 2024 merupakan hari terakhir pendaftaran calon Bupati Sukoharjo melalui Partai Gerindra, dan ada dua pengambil formulir yang mengembalikan berkas.

“Hari ini terakhir pengembalian berkas, ada dua calon yang mengembalikan formulir yakni Joko Paloma Santosa dan Eko Sapto Purnomo. Setelah ini akan kita rapatkan dan lalu kita laporkan ke pimpinan secara berjenjang yakni ke DPW dan DPP,” ungkap Titik.

Disampaikan pula, bahwa pendaftaran juga bisa dilakukan ditingkat DPW dan DPP, jadi meskipun pendaftaran di tingkat DPC tutup masih ada kemungkinan mendaftar di DPW atau DPP.

“Pesan kami untuk para calon agar terus berkomunikasi yang baik dengan partai lain, karena untuk memenuhi kuota mencalonkan bupati harus punya 9 kursi DPRD sementara Gerindra baru 6 kursi.” Imbuh Titik.

Titik juga terus memberi semangat pada kader terus bergerak agar Partai Gerindra bisa memenangkan Pilkada Sukoharjo. (dea)